URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Direktur Utama Jasamarga Semarang Batang Prajudi, melakukan koordinasi dengan pihak terkait yaitu Kepolisian terkait rekayasa lalu-lintas dan cara bertindaknya, dengan Dinas Perhubungan terkait pengaturan kapasitas jalan, dan pihak PU terkait infrastruktur di jalan tol serta pihak kesehatan .

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gerbang Tol Kalikangkung Menjadi Titik Krusial Kepadatan Kendaraan

Gerbang Tol Kalikangkung Menjadi Titik Krusial Kepadatan Kendaraan

Gerbang Tol Kalikangkung Menjadi Titik Krusial Kepadatan Kendaraan

featured-img

Setelah dua tahun tidak ada kegiatan arus mudik lebaran, diperkirakan tahun ini menjadi momentum untuk pulang kampung imbasnya akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang akan melintas di jalan tol, Demikian disampaikan oleh Prajudi Direktur Utama Jasamarga Semarang Batang usai memimpin apel persiapan arus mudik lebaran 2022 (Senin,18 april 2022) di area gerbang tol kalikangkung semarang.

Prajudi menjelaskan, Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait yaitu Kepolisian terkait rekayasa lalu-lintas dan cara bertindaknya, dengan Dinas Perhubungan terkait pengaturan kapasitas jalan, dan pihak PU terkait infrastruktur di jalan tol serta pihak kesehatan .

Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 29 april dan diperkirakan sebanyak 60 ribu lebih kendaraan diperkirakan masuk melalui gerbang tol kalikangkung sehingga Gerbang tol kalikangkung adalah titik krusial kepadatan kendaraan yang akan melakukan transaksi, “Disini adalah gerbang tol pertama setelah dari jakarta, karena di Gerbang Palimanan akan meloloskan seluruh kendaraan dan tidak ada transaksi untuk menghindari kemacetan panjang ” Ujar Prajudi.

Langkah-langkah antisipasi antara lain menambah jumlah petugas di gerbang tol kalikangkung, membuka maksimal gardu transaksi serta menambah petugas mobile reader dimana petugas akan mendatangi mobil saat terjadi antrian dan transaksi dengan menggunakan alat semacam alat transaksi/EDC sehingga diharapkan dapat mengurangi antrian di gerbang tol.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved