URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
GIIAS Semarang 2024 akan diselenggarakan dari 23 hingga 27 Oktober 2024 di lokasi baru, Muladi Dome Universitas Diponegoro, Semarang, dengan area pameran seluas 9.000 meter persegi. Pameran ini mengusung tema "New Location, More Brands, and Endless Innovation," dan bertujuan untuk memberikan pengalaman lebih nyaman bagi pengunjung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

GIIAS Semarang, Beli Tiket Tempat dan Jadwalnya

GIIAS Semarang, Beli Tiket Tempat dan Jadwalnya

GIIAS Semarang, Beli Tiket Tempat dan Jadwalnya

Foto: Dok.
featured-img

GIIAS Semarang 2024 akan berlangsung pada pada 23 hingga 27 Oktober 2024. Tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya, GIIAS Semarang 2024 kini akan menempati lokasi pameran terbaru di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Semarang.

Pameran GIIAS Semarang 2024 diselenggarakan di lokasi baru yang lebih luas dan dengan fasilitas lebih nyaman, yaitu Muladi Dome Universitas Diponegoro, Semarang dengan total area yang digunakan mencapai 9.000 meter persegi. hadir dengan konsep “New Location, More Brands, and Endless Innovation,” .

Menurut Agus Riyadi, Chief Operating Officer Seven Event, mengatakan “GIIAS Semarang hadir di venue terbaru dengan area lebih besar, sehingga dapat mengakomodir antusiasme peserta, untuk membawa berbagai kendaraan dengan teknologi dan inovasi terbaru serta memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung saat menjelajahi area pameran,” ungkapnya.

Pameran GIIAS Semarang juga akan menghadirkan total merek yang berpartisipasi lebih lengkap dengan total 18 merek kendaraan bermotor mulai dari jenis kendaraan penumpang seperti BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC Aion, Honda, KIA, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, dan Wuling. Serta Kendaraan komersial yaitu Toyota Commercial, sementara kendaraan roda dua akan hadir Alva, Excotic, Pacific dan Polytron. Selain itu, lebih dari 20 merek industri pendukung juga turut meramaikan GIIAS Semarang 2024 kali ini.

Tiket Flash Sale dibuka selama 24 jam pada tanggal 01 – 02 oktober mulai pukul 17.00 dengan harga spesial Rp. 10.000 Buy one get one, sementara untuk tiket Pre-Sale mulai 09 – 11 oktober 2024 dengan harga Rp.10.000.

Harga Tiket Normal saat weekday untuk Online 15k, Onsite 20k, sementara pada weekend untuk Online 25k, onsite 30k ,kawan Rasika bisa akses di laman https://indonesiaautoshow.com/giias-semarang. (hrs)

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved