URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2024 resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, pada Rabu, 23 Oktober 2024. Acara ini berlangsung hingga 27 Oktober 2024 dan menampilkan 14 merek kendaraan, termasuk mobil penumpang dan roda dua, serta produk dari industri pendukung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

GIIAS Semarang, Event Wajib Dikunjungi Bagi Para Pecinta Otomotif

GIIAS Semarang, Event Wajib Dikunjungi Bagi Para Pecinta Otomotif

GIIAS Semarang, Event Wajib Dikunjungi Bagi Para Pecinta Otomotif

FotoL Dok
featured-img

SEMARANG – Resmi dibuka Even Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2024, oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana, di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Rabu (23/10/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan hingga 27 Oktober 2024, dimeriahkan berbagai merek kendaraan serta beragam inovasinya. Sehingga masyarakat Semarang, umumnya Jawa Tengah, akan dimanjakan dengan perhelatan otomotif ini.

GIIAS Semarang 2024 menampilkan total 14 merek kendaraan. Ada kendaraan penumpang, kendaraan roda dua. Selain itu, merek industri pendukung juga meramaikan pameran dengan berbagai produk dan teknologi otomotif terbaru. Beberapa merek kendaraan penumpang di antaranya BAIC, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC Aion, Honda, KIA, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, Wuling dan 1 merek kendaraan komersial yaitu Toyota Commercial. Adapun kendaraan roda dua, di antaranya Alva, Excotic, Pacific dan Polytron serta lainnya.

“Ini (GIIAS) sangat bermanfaat bagi Pemprov Jateng dalam rangka menambah pendapatan asli daerah, yaitu pajak kendaraan bermotor,” tutur Nana, seusai membuka kegiatan.

Nana mengapresiasi kegiatan tersebut, karena Semarang kembali menjadi tempat penyelenggaraan, setelah sebelumnya diselenggarakan pada 2022 dan 2023 lalu. Menurutnya, kegiatan itu menarik untuk masyarakat terutama pencinta otomotif, mengingat setiap tahunnya selalu ada model kendaraan terbaru.

“Masyarakat di Jateng juga cukup antusias. Ke depan setiap tahun akan tetap diadakan, sehinga mampu memenuhi kebutuhan transportasi. Di pameran ada 14 merek yang digelar. Ini menunjukkan perkembangan otomotif ini semakin modern, dengan model dan teknologi yang semakin baik,” imbuh Pj gubernur.

Nana juga terlihat meninjau stan pameran berbagai merek kendaraan. Dia mengatakan tertarik dengan mobil listrik, karena bentuknya yang baik, serta teknologinya juga tidak ketinggalan zaman. Terlebih, penggunaan mobil listrik memang dianjurkan oleh pemerintah.

“Penggunaan kendaraan mobil listrik masih lima persen di Indonesia. Ini (mobil listrik) dalam rangka ramah lingkungan, hemat bahan bakar, tetap menjaga lingkungan, kita lepas dari polusi. Harapannya gitu,” ujarnya.

Foto: Dok

Ketua Gaikindo, Yohannes Nangoi menyampaikan, dari penyelenggaran tahun sebelumnya, penjualan mobil di Semarang cukup bagus. Meski diakuinya, jika kali ini lokasi penyelenggaraannya berada di Semarang wilayah atas.

“Yang saya amati karena lokasi remote atau agak di atas. Saya mau lihat seberapa besar animo masyarakat yang masuk. Tapi harusunya kalau orang mau beli mobil, tidak akan terpengaruh dengan jarak, seperti Marina atau di sini (Muladi Dome). Mudah-mudahan ini bisa enak. Kita lihat, mungkin 2.000-2.500 unit bisa laku,” ujarnya optimistis.

Sementara itu, Rektor Undip Prof Dr Suharnomo mengatakan, pihaknya sangat senang karena dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan GIIAS.

“Kami sangat bangga, harapannya GIIAS bisa diadakan di sini (tahun depan), mudah -mudahan marketnya juga bagus,” jelasnya. (Hwd,Diskominfo Jateng)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan