KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Pembayaran THR, Pastikan Hak Karyawan Terpenuhi

Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Pembayaran THR, Pastikan Hak Karyawan Terpenuhi

Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Pembayaran THR, Pastikan Hak Karyawan Terpenuhi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek pemberian THR karyawan di PT Apparel One Indonesia dan PT AST Indonesia, Semarang, Senin (24/3/2025). Pengecekan ini memastikan hak karyawan terpenuhi sesuai aturan, sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri Ketenagakerjaan.

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek pemberian tunjangan hari raya (THR) karyawan dua perusahaan di Kota Semarang, Senin, 24 Maret 2025. Kedua perusahaan tersebut, PT Apparel One Indonesia dan PT AST Indonesia, yang berlokasi di Kawasan Industri Wijaya Kusuma (KIW).

“Hari ini dua pengecekan clear karena pembayarannya lewat online,” kata Ahamd Luthfi usai pengecekan.

Pengecekan tersebut merupakan tindak lanjute dari surat edaran Menteri Ketenagakerjaan terkait pemberian THR kepada karyawan harus diserahkan sebelum H-7 Lebaran. Ia ingin memastikan seluruh tenaga kerja menerima haknya sesuai peraturan yang berlaku.

“Ternyata hari ini sudah dibayarkan. Kita mengetahui di Jawa Tengah terdapat hampir 103 ribu perusahaan. Artinya, ini harus kita lakukan pengecekan agar haknya karyawan bisa dipenuhi,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, ada beberapa perusahaan yang memberikan THR dengan skema tertentu. Misalnya ada yang dicicil, ada yang berupa parsel, dan lainnya.

“Makanya Dinas Ketenagakerjaan kita membuka Posko Pengaduan khusus THR karena itu merupakan hak karyawan yang harus diberikan kepada mereka,” tutur Mantan Kapolda Jateng tersebut.

Sementara itu, sejak dibuka Posko Pengaduan THR, Pemprov Jateng telah menerima tujuh aduan. Dari tujuh aduan tersebut sudah ditindaklanjuti, dan lima di antaranya sudah terselesaikan.

“Masih ada dua yang akan ditindaklanjuti lagi,” ujarnya didampingi Kepala Disnakertrans Jawa Tengah, Ahmad Aziz.

Luthfi menegaskan, perusahaan yang tidak memberikan THR sesuai peraturan akan dikenakan sanksi administrasi. Namun sampai saat ini belum ada yang mengarah ke hal itu.

Untuk diketahui, PT Apparel One Indonesia memiliki sekitar 7.469 tenaga kerja sedangkan PT AST Indonesia 1.250 tenaga kerja. Kedua perusahaan tersebut telah membayarkan THR karyawan pada pekan lalu.

Kanal pengaduan THR Provinsi Jawa Tengah dapat diakses secara offline di Ruang Pelayanan Publik Disnakertrans Jateng, Jalan Pahlawan nomor 16, Kota Semarang. Dapat juga secara online melalui nomor telepon 0813 1927 0725 atau website Siladu dengan tautan bit.ly/aduanpekerja. (did)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]