URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi Dampingi Atlet Semarang di PON Papua, Raih 8 Medali Sampai Hari Ke-4

Hendi Dampingi Atlet Semarang di PON Papua, Raih 8 Medali Sampai Hari Ke-4

Hendi Dampingi Atlet Semarang di PON Papua, Raih 8 Medali Sampai Hari Ke-4

featured-img

RASIKAFM – Guna memberikan suppport dan dukungan moril kepada para atlet khususnya asal Kota Semarang yang berlaga di ajang PON XX, Minggu (3/10) Wali kota Semarang Hendrar Prihadi secara langsung hadir di Papua didampingi Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin, Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga Kota Semarang Suhindoyo, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Semarang Irwansyah, dan juga Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara.

Adapun dalam ajang PON XX di Papua tahun ini, Kota Semarang mengirimkan sebanyak 93 atlet yang bergabung kontingen atlet Provinsi Jawa Tengah. Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu pun memberikan apresiasi karena atlet asal Kota Semarang berhasil mengukir prestasi dan menyumbang perolehan medali bagi Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu hingga pelaksanaan PON XX hari ke-4 sendiri, Kota Semarang telah menyumbang 8 medali untuk kontingen Jawa Tengah. Raihan medali tersebut masing – masing, 2 perak 6 perunggu, 1 perak dari wushu, 1 perak dari binaraga, 3 perunggu binaraga, 2 perunggu dari taekwondo, dan 1 perunggu dari cabang olahraga judo.

“Saya atas nama Pemerintah dan mewakili masyarakat khususnya Kota Semarang mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada kawan-kawan atlet yang berjuang keras dan menyumbangkan medali buat Provinsi Jawa Tengah,” tutur Hendi saat menyaksikan pertandingan taekwondo di Balai Diklat Penerbangan, kota Jayapura.

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi secara langsung hadir di Papua. (Foto: Ist)

“Kita dan seluruh warga Jawa Tengah khususnya Kota Semarang tentu berharap mudah-mudahan di sisa pertandingan yang masih berjalan, bisa lebih banyak lagi medali yang akan kita raih,” lanjut Hendi.

“Pengalaman saya saat mendampingi atlet sebagai manager, bagi atlet dan official rasanya berbeda kalau diberi dukungan melalui streaming atau video call dengan langsung hadir di lapangan. Maka, begitu ada kesempatan, saya usahakan langsung datang menonton dan memberi semangat,” ujar Hendi.

Menurut Hendi, lawan terberat Provinsi Jateng saat ini adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Papua dan Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut Hendi juga berharap para atlet bermain dengan mengeluarkan kemampuan maksimal, dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

“Untuk atlet-atlet PON khususnya dari Kota Semarang saya berharap panjenengan bisa mengeluarkan kemampuan terbaik, pokoknya loss stroom, karena ini adalah event tertinggi di tingkat nasional, kesempatan untuk membuktikan diri dan membawa nama harum Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Namun ingat tetap menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara