KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ingin Berwisata di Kabupaten Semarang? Ini Syaratnya

Ingin Berwisata di Kabupaten Semarang? Ini Syaratnya

Ingin Berwisata di Kabupaten Semarang? Ini Syaratnya

Banaran Sky View, Kampoeng Kopi Banaran Bawen. (Foto/win)

UNGARAN – Seiring turunnya level PPKM di Kabupaten Semarang menjadi level tiga, maka Pemkab Semarang mulai melakukan uji coba pembukaan sejumlah tempat wisata dan tempat hiburan. Beberapa kelonggaran tersebut menyusul uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) serentak di seluruh sekolah yang telah diterapkan sebelumnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, meski destinasi wisata dan tempat hiburan dibuka ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, baik pengelola maupun pengunjung. Beberapa syarat tersebut di antaranya maksimal kapasitas 25 persen, anak di bawah usia 12 tahun dilarang masuk, dan pengunjung wajib menunjukan sertifikat telah mendapat vaksinasi. Selain itu, pada akhir pekan Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional lokasi wisata tidak boleh beroperasi.

Ngesti menambahkan, jika ada pelanggaran baik oleh pengelola maupun pengunjung maka akan ada sanksi dan evaluasi izinnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]