URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Para siswa SD Negeri Sugihan 3 Kecamatatan Tengaran Kabupaten Semarang mengikuti outbond di Wisata Edukasi Argotelo Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, Sabtu (17/12/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Isi Liburan Jeda Semester, Siswa SD Sugihan 3, Kunjungi Wisata Edukasi Argotelo dan Belajar Mengolah Singkong

Isi Liburan Jeda Semester, Siswa SD Sugihan 3, Kunjungi Wisata Edukasi Argotelo dan Belajar Mengolah Singkong

Isi Liburan Jeda Semester, Siswa SD Sugihan 3, Kunjungi Wisata Edukasi Argotelo dan Belajar Mengolah Singkong

featured-img

RASIKAFM. COM |SALATIGA – Dalam proses pembelajaran atau pelatihan, siswa atau peserta didik kerap kali diberikan kesempatan untuk menerapkan teori yang telah dipelajarinya melalui kegiatan tertentu, untuk menciptakan pengalaman belajar.

Seperti yang dilakukan para siswa SD Negeri Sugihan 3 Kecamatatan Tengaran Kabupaten Semarang. Mereka mengikuti outbond yang dilaksanakan, di Wisata Edukasi Argotelo Kelurahan Ledok Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, Sabtu (17/12/2022).

Kepala Sekolah SDN Sugihan 03, Septina Ika Kadarsih mengatakan, kegiatan outbond ini sekaligus pengenalan Wisata Edukasi Argotelo. Disini anak anak diajak untuk mengetahui bagaimana cara menanam singkong, memanen dan mengolahnya.

“Jadi disini anak anak diajarkan mengolah berbagai makanan siap saji,”katanya saat ditemui rasikafm.com disela kegiatan.

Ika berharap setelah mengikuti kegiatan ini anak anak mengetahui bagaimana sebuah proses singkong menjadi aneka makanan.

“Anak anak senang mengikuti. Selama ini mereka tahunya singkong keju itu di rebus ternyata disini itu digoreng,”ucapnya.

Dalam kegiatan ini terpenting mengajarkan anak untuk lebih mandiri.”Kemandirian dan percaya diri (self confidence) merupakan modal utama anak kedepan terkhusus seseorang untuk mencapai sukes,”pungkasnya.

Sementara, Fera Boemi Djiwa salah satu penggagas kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan berawal dari obrolan beberapa rekan untuk membuat edukasi sekaligus fun game berbasis experiential learning untuk anak-anak.

Maka dibuatlah charity untuk siswa SD Sugihan 03 dengan kolaborasi dari Argotelo, Boemi Djiwa, Sagarmatha, Sanggar Sakuntala dan Pokdarwis Seroja Tegalrejo.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terlaksana lagi dengan kegiatan yang lebih beragam serta dukungan dari banyak pihak, ” paparnya.(rief)

Ket. Video:
– Keseruan anak SD Sugihan 3 saat di kampung wisata Argo telo
– Septina Ika saat diwawancarai Rasika

 

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan