URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tiga rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang menjadi sasaran pencurian pada Sabtu siang. Uang senilai jutaan rupiah berhasil digasak oleh pencuri dengan merusak jendela dan pintu rumah korban. Dua rumah lainnya juga mengalami hal yang sama. Misbahul Munir, salah satu korban, melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jebol Gembok Rumah, Pencuri ini Berhasil Bobol 3 Rumah Warga di Tengaran Sekaligus

Jebol Gembok Rumah, Pencuri ini Berhasil Bobol 3 Rumah Warga di Tengaran Sekaligus

Jebol Gembok Rumah, Pencuri ini Berhasil Bobol 3 Rumah Warga di Tengaran Sekaligus

Korban sedang menunjukkan tempat menyimpan uang yang di curi di Dusun Wedilelo Desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Jawa Tengah, Sabtu (6/5/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN - Tiga rumah warga didusun Wedilelo Desa Karangduren Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Jawa Tengah dibobol pencuri pada Sabtu (6/5/2023) siang.

Pencuri tersebut berhasil menggasak uang senilai jutaan rupiah yang tersimpan di dalam rumah dengan merusak jendela serta pintu rumah korban.
Kepada wartawan,

Korban, Misbahul Munir mengatakan kejadian tersebut bermula dirinya meninggalkan rumah dengan keperluan menjenguk mertua sekitar pukul 10.30 WIB. Lalu dirinya kembali ke rumah sekitar pukul 12.30 WIB, dirinya kaget akibatnya pintu dan jendela rumah miliknya terbuka.

“Kemungkinan pencuri tersebut beraksi sekitar jam 11 hingga 12 siang tadi,” kata Munir, Sabtu (6/6/2023).

Menurutnya pencuri tersebut masuk ke dalam rumah dengan cara menjebol gembok rumah milik Munir.
Kondisi di dalam rumah, lanjutnya, lemari dan kasur miliknya telah di obrak-abrik oleh pencuri. Pencuri berhasil mengambil uang milik Munir dengan jumlah Rp 900 ribu.

“Yang hilang uang saya sekitar Rp 900 ribu yang saya simpan di bawah kasur kamar saya,” ungkapnya.
Selain rumah milik Munir, ada dua rumah yang juga dibobol oleh pencuri tersebut yakni rumah milik Suhadi dan Nuryanto yang ternyata masih satu keluarga dengan Munir.

Sejumlah warga berkumpul usai kejadian pencurian 3 rumah diwilayah Wedilelo Karangduren Tengaran, sabtu 6.5.2023
Poto dok Hanes

Menurutnya pada siang tadi memang kondisi lingkungan cukup sepi karena para pemilik rumah sedang keluar.

“Memang tadi pas sepi, bapak saya sedang ke sawah, kakak saya sedang keluar kota,” paparnya.
Pencuri juga mengacak-acak rumah lainnya, serta menjebol pintu dan jendela rumah.

“Untuk rumah kakak saya ada yang hilang, ada celengan yang berisi sejumlah uang,” katanya.

Pasca kejadian tersebut, Misbahul Munir melapor ke pihak kepolisian.

 

BACA JUGA :

AIR BERSIH
Antisipasi Kekeringan di Sejumlah Wilayah, Pemkab Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih
Sebuah truk trailer bermuatan baja sekitar 65 ton mengalami kecelakaan tunggal di Jembatan Kali Bodri, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Kamis (25/6/2026) dini hari. Kendaraan yang melaju dari Jakarta menuju Surabaya itu menabrak pelindung pilar jembatan diduga akibat pengemudi mengalami microsleep karena kelelahan. Tidak ada korban jiwa, namun truk dan struktur pengaman jembatan mengalami kerusakan.
Diduga Kejar Waktu dan Alami Microsleep, Truk Angkut 65 Ton Baja Hantam Pilar Jembatan Kali Bodri Kendal
SMP Negeri 2 Ungaran memastikan tidak pernah menjual maupun mengadakan seragam bagi peserta didik baru setelah muncul isu dugaan pungutan seragam. Pada Kamis (25/6/2026), pihak sekolah menyatakan seluruh dana titipan dari sekitar 50 wali murid telah diperintahkan untuk dikembalikan, sementara Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan sekolah wajib mematuhi aturan yang melarang pengadaan dan penjualan seragam di lingkungan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Ungaran Tegaskan Tak Ada Pengadaan Seragam di Sekolah
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Menuju Era Baru Trans Semarang Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan
Menuju Era Baru Trans Semarang: Hijau, Jalur Khusus, dan Berkeadilan