URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga menggelar kegiatan cipta kondisi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2025 melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang berlangsung dari 20 Januari hingga 20 Februari 2025. Dalam operasi ini, polisi berhasil menangkap sejumlah pelaku dan menyita puluhan barang bukti.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Bulan Puasa, Polres Salatiga Berhasil Ungkap Puluhan Kasus

Jelang Bulan Puasa, Polres Salatiga Berhasil Ungkap Puluhan Kasus

Jelang Bulan Puasa, Polres Salatiga Berhasil Ungkap Puluhan Kasus

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, saat konferensi pers hasil KRYD dalam Rangka Cipta Kondisi Pra-Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2025, di Pendopo Polres Salatiga, Jumat (21/02/2025). Foto Arief Rasika
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polres Salatiga telah melaksanakan berbagai kegiatan, dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2025.

Dalam kegiatan rutin yang dioptimalkan (KRYD) yang berlangsung 20 Januari sampai 20 Februari 2025 tersebut, polisi berhasil menangkap sejumlah pelaku dan menyita puluhan barang bukti.

Hal itu diungkapkan Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, dalam konferensi pers hasil KRYD dalam Rangka Cipta Kondisi Pra-Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2025, di Pendopo Polres Salatiga, Jumat (21/02/2025).

Hadir pula saat itu, Wakapolres Kompol R Arsadi dan Kabagops Kompol Muhamad Kariri.

Lebih lanjut Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, mengatakan bahwa kegiatan preemtif yang dilakukan, di antaranya adalah coffe morning, Jumat curhat dan Minggu Kasih, sambang door to door dan tatap muka dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sedangkan untuk Satgas Preventif yaitu pelaksanaan ambang gangguan (AG) pagi dan sore dalanm bentuk pengaturan lalu lintas serta patroli pada saat jam dan di tempat rawan gangguan kamtibmas.

Adapun untuk Satgas Penegakan Hukum meliputi miras, perjudian, narkoba, asusila dan premanisme.

Untuk seluruh kegiatan yang dilaksanakan Polres Salatiga dalam cipta kondisi tersebut memenuhi target, bahkan melebihi target dari yang ditentukan, dengan rincian miras target 2 berhasil melakukan penindakan 35, perjudian target 1 berhasil mengungkap 1 kasus, narkoba target 1 berhasil ungkap 2, asusila target 3, ungkap 4 dan Premanisme target 2 berhasil mengungkap 9

“Semoga dengan kegiatan ini selama Ramadhan dan Idul Fitri dapat menekan gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas,” kata AKBP Aryuni.

Aryuni saat paparan materi di depan puluhan media Salatiga

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di Ungaran, Senin (6/7/2026), bahwa kasus cenderung meningkat sejak 2023 dan banyak pelaku merupakan orang terdekat korban, sehingga masyarakat diminta mendukung korban untuk melapor melalui layanan GEMATI.
Semester Pertama 2026, 35 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Semarang. Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga