KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Nataru, Dishub Periksa Kondisi Kru dan Puluhan Bus di Terminal Tingkir Salatiga

Jelang Nataru, Dishub Periksa Kondisi Kru dan Puluhan Bus di Terminal Tingkir Salatiga

Jelang Nataru, Dishub Periksa Kondisi Kru dan Puluhan Bus di Terminal Tingkir Salatiga

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga intensif melakukan pengecekan kelaikan (ramp check) angkutan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang beroperasi di Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga, menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Kepala Dishub Kota Salatiga, Sri Satuti, menjelaskan bahwa tujuan dari ramp check ini adalah untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang selama musim libur Nataru.
Foto: dok IST
Petugas Dishub Kota Salatiga saat melakukan pemeriksaan kondisi kru dan kelengkapan dokumen bus di Terminal Tingkir Salatiga, Rabu (20/12/2024).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024 Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga melakukan pengecekan kelaikan (ramp check) angkutan baik bus Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga, Rabu (20/12/2023).

Kepala Dishub Kota Salatiga, Sri Satuti mengatakan ramp check ini bertujuan memastikan masa angkutan Nataru para penumpang aman dan nyaman. “Selain pengecekan bus, pengemudi dan juga kernet bus juga dicek kondisi kesehatannya. Untuk kendaraan bus total dari Selasa (19/12/2023) ada sekira 46 bus dicek petugas gabungan,” terangnya di Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga.

Sri Satuti menjelaskan, dalam ramp check kali ini selain kelayakan kendaraan diperiksa juga dari administrasi seperti kelengkapan STNK, SIM, Uji KIR, dan perizinan trayek.

Kemudian, lanjutnya, dari sisi kru armada bus seperti sopir dan kernet turut diperiksa kesehatannya meliputi gula darah, tensi, dan narkoba. Semua itu, untuk memastikan para pengemudi betul-betul sehat dan siap untuk melakukan perjalanan.

“Sejak kemarin hari pertama terdapat 79 pengemudi bus yang menjalani tes kesehatan. Hasilnya, tidak ditemukan pengemudi mengalami gangguan kesehatan atau mengkonsumsi narkoba,” katanya

Sri Satuti mengaku, terkait pemeriksaan 46 kendaraan AKAP, AKDP, dan Prona. Hasilnya ada delapan kendaraan yang melanggar, karena tidak membawa SIM, STNK, dan izin jalan.

Soal itu, kata dia, Dishub membantu berkomunikasi ke agen masing-masing dan polisi lalu lintas serta pengelola terminal Tingkir untuk melakukan edukasi. “Adapun tes kesehatan, kami menggandeng Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Semua tahapan ini demi menjamin keselamatan penumpang selama musim libur Nataru,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang penumpang, Arya Adi mengaku terbantu dengan adanya pengecekkan terhadap kendaraan dan pengemudi bus. Sebab dirinya merasa lebih nyaman dan aman jika kendaraan dan sopirnya dalam kondisi sehat.

“Ya kalau ada pengecekkan ini saya pribadi merasa lebih aman dan nyaman dalam perjalanan. Apalagi ini musim liburan juga, biasanya sopir bolak-balik angkut penumpang,” terang mahasiswa UKSW ini yang akan pulang ke Jakarta Timur.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]