URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, memimpin High Level Meeting (HLM) Ekuinda dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri tahun 2024

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Ramadan, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tidak Dapat Ditekan

Jelang Ramadan, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tidak Dapat Ditekan

Jelang Ramadan, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tidak Dapat Ditekan

Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, memimpin High Level Meeting (HLM) Ekuinda dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri tahun 2024
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Jelang Ramadan, Kenaikan Harga Bahan Pokok Tidak Dapat Ditekan, hal ini terungkap saat Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, memimpin High Level Meeting (HLM) Ekuinda dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri tahun 2024 di ruang kalitaman gedung setda, senin (04/03/24).

Yasip menyampaikan bahwa kenaikan harga bahan pokok terutama beras dan minyak goreng tidak dapat ditekan meskipun pemerintah telah menggelontorkan bantuan bahan pangan murah. Sehingga langkah yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan penjaminan kelancaran distribusi bahan pangan pokok, termasuk ketersediaan stok, mutu atau kualitas bahan, serta harga yang stabil.

“Untuk menjaga harga agar stabil, yang dilakukan pemerintah adalah, pertama dengan melakukan pemantauan harga, stok barang, dan prioritas barang. Kedua, dengan melakukan operasi pasar” kata Yasip.

Menurutnya pemantauan harga dan stok dilakukan dengan pemanfaatan teknologi system harga dan produksi komoditi yang terintegrasi dengan sistem informasi DATAKU. Sedangkan untuk operasi pasar, pemerintah berkoordinasi dengan TNI dan Polri serta instansi terkait.

Sinergi dan kolaborasi pemerintah dengan berbagai pihak termasuk TNI, Polri, BPS, Bulog, serta instansi lainnya dalam menjaga ketersediaan pangan turut membantu menjaga tingkat inflasi di Kota Salatiga. Kolaborasi ini diperlukan untuk menghadapi naiknya intensitas belanja di bulan Ramadan. Kebutuhan akan beras, gula, kedelai, minyak, dan gas akan melonjak sehingga perlu diawasi oleh pemerintah daerah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dispangtan, Kepala Disdag, Kepala Dinkop UKM, Kepala Dinas PUPR, perwakilan dari Kodim, BPS Kota Salatiga, serta pihak lain yang terkait.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan