URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga menggelar acara dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu lintas Candi 2024 pada Sabtu pagi (2.3.2024), yang akan berlangsung selama 14 hari ke depan, terhitung mulai hari Senin 4 Maret hingga 17 Maret 2024. Acara ini melibatkan sedikitnya 350 personel dari internal Polres Salatiga, jajaran Polsek, pelajar, komunitas motor, serta instansi terkait lainnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Ramadan Polres Salatiga Gencarkan Operasi Keselamatan Lalin, ini Sasaran Utamanya

Jelang Ramadan Polres Salatiga Gencarkan Operasi Keselamatan Lalin, ini Sasaran Utamanya

Jelang Ramadan Polres Salatiga Gencarkan Operasi Keselamatan Lalin, ini Sasaran Utamanya

Polres Salatiga menggelar acara dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu lintas Candi 2024 pada Sabtu pagi (2.3.2024), yang akan berlangsung selama 14 hari ke depan, terhitung mulai hari Senin 4 Maret hingga 17 Maret 2024. Acara ini melibatkan sedikitnya 350 personel dari internal Polres Salatiga, jajaran Polsek, pelajar, komunitas motor, serta instansi terkait lainnya.
Foto Arief Rasika
Suasana gelar pasukan operasi keselamatan lalu lintas candi 2024 dilapangan Polres Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polres Salatiga sabtu pagi (2.3.2024) mengelar acara dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu lintas Candi 2024 yang akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan terhitung mulai hari Senin 4 Maret hingga 17 Maret 2024.

Dalam apel siaga tersebut sedikitnya 350 personil terlibat dalam kegiatan tersebut, baik dari internal Polres Salatiga beserta jajaran Polsek, pelajar, komunitas motor berikut instansi terkait.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menyampaikan bahwa cara bertindak dalam pelaksanaan OKLC 2024 ini mengedepankan edukasi kepada masyarakat melalui upaya Preemtif dan Preventif.

Meski begitu, penindakan atau penegakan hukum terhadap pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas tetap dilakukan menggunakan tilang.

“Sebagai upaya preemtif, jajaran lalu lintas Polres Salatiga akan melakukan upaya pembinaan dan penyuluhan ke berbagai komponen masyarakat seperti ke pondok pesantren, sekolah-sekolah dan melaksanakan pengecekan kendaraan, serta menggelar klinik kesehatan bagi para pengemudi.” Ujar Kapolres.

Adapun kegiatan operasi akan menyasar segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menimbulkan kemacetan, pelanggaran, serta laka lantas yang berakibat fatalitas.

“Sasaran utama kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2024 adalah berkendara menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan Spektek (knalpot brong), melawan arus, tidak menggunakan helm/sabuk keselamatan dan/atau menggunakan hand phone saat berkendara, Parkir tidak pada tempat yang ditentukan/melanggar rambu larangan parkir, melebihi batas kecepatan, melebihi muatan dan dimensi .” tambah Kapolres.

“Harapan kami dengan diberlakukannya operasi keselamatan lalu lintas candi 2024 ini masyarakat semakin tertib berkendara demi keselamatan diri sendiri dan orang lain dan kota salatiga juga terjaga kondusifitasnya.” Tutup AKBP Aryuni Novitasari.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara