BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak yang berlaku mulai Jumat, 26 Juni 2026 hingga Minggu, 28 Juni 2026. Secara umum, kondisi cuaca di Laut Jawa bagian pesisir Jawa Tengah diprakirakan masih cukup kondusif dengan dominasi cuaca cerah hingga berawan. Namun, masyarakat pesisir tetap diminta mencermati periode pasang maksimum yang berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut di kawasan pantai.
Perairan Semarang–Demak diprakirakan didominasi cuaca cerah pada pagi hari, berawan pada siang hari, hujan ringan pada sore sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian kembali berawan hingga malam hari.
Suhu udara berkisar 27–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 68–83 persen. Angin bertiup dengan kecepatan 6–9 knot disertai hembusan maksimum (gust) 15–18 knot. Kecepatan arus laut berkisar 0,65–1,10 knot, sedangkan tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5–1,25 meter. Memasuki dini hari 27 Juni, tinggi gelombang berpotensi meningkat menjadi 1,25–2,5 meter di sebagian perairan.
Grafik pasang surut menunjukkan muka air laut mulai meningkat sejak dini hari dari 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB hingga mencapai 0,8 meter pada pukul 06.00–10.00 WIB, yang menjadi periode pasang maksimum.
Setelah itu, tinggi muka air laut menurun secara bertahap menjadi 0,7 meter pada pukul 11.00–17.00 WIB, kemudian turun ke 0,6 meter pada pukul 18.00–19.00 WIB. Menjelang malam, muka air laut terus mengalami penurunan hingga mencapai titik surut terendah sekitar 0,3 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB.
Garis Mean Sea Level (MSL) berada pada ketinggian 0,6 meter. Selama periode pukul 06.00–17.00 WIB, muka air laut berada di atas MSL sehingga berpotensi meningkatkan peluang terjadinya rob di kawasan pesisir rendah apabila bertepatan dengan faktor pendukung lain seperti angin laut dan kondisi drainase.
Untuk periode 27–28 Juni 2026, BMKG memprakirakan suhu permukaan laut tetap berada di kisaran 30 derajat Celsius. Arus laut dominan bergerak ke arah barat daya (SW) pada 27 Juni dengan kecepatan 0,79–1,12 knot, kemudian berubah menuju selatan (S) pada 28 Juni dengan kecepatan 0,68–1,10 knot.
Cuaca pada Sabtu (27/6) diprakirakan berawan tebal, sedangkan Minggu (28/6) didominasi udara kabur. Tinggi gelombang umumnya masih berada pada kisaran 0,5–1,25 meter, sementara angin bertiup 6–11 knot dengan hembusan maksimum hingga 22 knot.
Masyarakat pesisir, nelayan, operator pelabuhan, serta pelaku usaha tambak di wilayah Semarang, Demak, dan pesisir utara Jawa Tengah disarankan memantau pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut BMKG, terutama pada pukul 06.00–10.00 WIB saat pasang laut mencapai ketinggian maksimum dan berpotensi memengaruhi aktivitas di kawasan pesisir.
Sumber Data: BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang dan data prakiraan pasang surut PUSHIDROS TNI AL (26 Juni 2026).
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Jumat, 26 Juni 2026 pic.twitter.com/vB33DSjrLk
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) June 25, 2026



