KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jumlah Dukungan Pasangan Prabowo-Gibran di Salatiga Diklaim Capai 40.000 Lebih

Jumlah Dukungan Pasangan Prabowo-Gibran di Salatiga Diklaim Capai 40.000 Lebih

Jumlah Dukungan Pasangan Prabowo-Gibran di Salatiga Diklaim Capai 40.000 Lebih

Ketua TKD Kota Salatiga Yuliyanto saat membuka kegiatan Konsolidasi kemenangan Prabowo-Gibran di Kota Salatiga,

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hal ini ditegaskan oleh Ketua TKD Kota Salatiga Yuliyanto saat membuka kegiatan Konsolidasi kemenangan Prabowo-Gibran di Kota Salatiga, belum lama ini.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Kota Salatiga Yuliyanto mengklaim sekitar 45.000 pendukung Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran di Salatiga dapat dikumpulkan.

“Sebanyak 40.000 lebih pemilih sudah dikumpulkan berdasarkan by name, by address dari masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Salatiga,” ungkap Yuliyanto di tengah agenda Konsolidasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Indonesia Maju Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran di Gedung Widya Graha, Jalan Soekarno-Hatta, Salatiga.

Menurutnya data pendukung Prabowo-Gibran sudah tersebar di 652 TPS se-Kota Salatiga. Sebagai Ketua TKD Prabowo-Gibran di Kota Salatiga mengajak anggota Koalisi Indonesia Maju memastikan selalu berkoordinasi dengan ketua partai.

“Melalui konsolidasi TKD Salatiga siap menerima arahan-arahan untuk kemenangan Prabowo-Gibran di pemilihan presiden dan 14 Februari 2024. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada kita semua dan harapannya untuk menyongsong kemenangan Prabowo Gibran pada Pilpres 14 Februari 2023,” ujarnya.

Wakil Ketua TKD Jateng Ahmadi menambahkan, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin bisa menyatukan seluruh potensi ada dan bisa mengantarkan kesejahteraan keadilan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Dan sosok itu kita yakini ada pada pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumi Raka,” ungkap Ahmadi.

Ia mengingatkan, delapan parpol Indonesia Maju pengusung Prabowo-Gibran jangan sikut-sikutan saat bekerja di lapangan.

“Penentu kemenangan Prabowo-Gibran ada di Jateng. Sehingga, tidak ada kata kalah, kita harus menang di Salatiga, menang di Jateng. Pergerakan sangat dinamis. Dan saat ini ada kenaikan 17 persen suara di Jateng,” beber Ahmadi.

“Kita sepakat satu putaran. Agar tidak capek, dan APBN juga bisa berhemat Rp400 Triliunan,” ucapnya.

Yuliyanto saat diwawancarai sejumlah  wartawan

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]