RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kapolda Jateng: Gerai Presisi diharapkan mampu Membendung Laju Covid 19 di Jawa tengah

Kapolda Jateng: Gerai Presisi diharapkan mampu Membendung Laju Covid 19 di Jawa tengah

Kapolda Jateng: Gerai Presisi diharapkan mampu Membendung Laju Covid 19 di Jawa tengah

foto//IST

RASIKAFM – Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia menggelar vaksinasi Covid-19 dengan nama Gerai Presisi. Inovasi tersebut bertujuan untuk mempercepat proses vaksinasi di sejumlah daerah di Indonesia, melalui Polsek, Koramil, Korem, hingga Polres. Hal ini sesuai arahan Presiden RI dalam membentuk Herd Immunity atau kekebalan kelompok dengan capaian target 1 juta vaksin per hari.

Di Jawa Tengah Gerai Presisi telah dimulai sejak Senin (28/6/2021). Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi sempat meninjau Gerai Vaksinasi Presisi yang dilaksanakan di halaman Mapolda Jateng.

“Di jajaran Polda Jateng mendapat target 117.478 dan diminta meneruskan per hari. Sehingga, kami melakukan koordinasi dengan Pangdam IV/Diponegoro kemudian jajaran di tingkat bawah,” kata Ahmad Luthfi, Rabu (30/6/2021) usai meninjau vaksinasi di Halaman Mapolda Jateng Menurutnya, saking tingginya animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19, pihaknya menambah dosis vaksin.

“Kalau jumlah vaksinasi yang di Polda Jateng kali ini awalnya sebanyak 750 dosis. Karena animo masyarakat sangat tinggi, ditambah lagi 150 dosis. Kegiatan ini (Gerai Vaksinasi Presisi) terwujud karena Sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah provinsi yang diikuti Bupati atau Walikota yang didukung Dandim dan Kapolres, juga tenaga kesehatan TNI dan Polri,” ujarnya.

Lutfi menuturkan, ia bersama Forkopimda Jateng tetap melakukan koordinasi terkait antisipasi penanganan Covid-19. Harapannya, angka Covid-19 bisa ditekan. “Kita harapkan bersama-sama dengan percepatan vaksinasi, jumlah angka aktif Covid-19 dapat ditekan. Sehingga, aktifitas perekonomian Jatim kembali bangkit,” tuturnya.

Kendari demikian, Lutfi mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat meskipun telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px