URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Pati secara resmi dinaikkan tipenya menjadi Polresta Pati. Penetapan kenaikan tipe tersebut berdasarkan surat keputusan Kapolri bernomor 1154 VIII 2022 tentang peningkatan tipe Kepolisian Resor Pati menjadi Kepolisian Resor Kota Pati Kepolisian Daerah Jawa Tengah, yang ditetapkan di Jakarta pada 30 Agustus 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kapolda Jateng Resmikan Kenaikan Tipe Polres Pati Menjadi Polresta Pati

Kapolda Jateng Resmikan Kenaikan Tipe Polres Pati Menjadi Polresta Pati

Kapolda Jateng Resmikan Kenaikan Tipe Polres Pati Menjadi Polresta Pati

featured-img

PATI – Polres Pati secara resmi dinaikkan tipenya menjadi Polresta Pati. Penetapan kenaikan tipe tersebut berdasarkan surat keputusan Kapolri bernomor 1154 VIII 2022 tentang peningkatan tipe Kepolisian Resor Pati menjadi Kepolisian Resor Kota Pati Kepolisian Daerah Jawa Tengah, yang ditetapkan di Jakarta pada 30 Agustus 2022.

Upacara kenaikan tipe dilakukan di Mapolresta Pati dan dipimpin langsung Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi pada Kamis (13/10).

Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat dari Kompolnas, anggota DPR dan MPR RI, Forkopimda Pati, serta para pejabat utama Polda Jateng serta Kodam IV / Diponegoro.

Dalam amanatnya, Kapolda menyebut bahwa kenaikan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati telah melalui proses penelitian dan penilaian kelayakan yang cukup panjang.

“Dari Kemenpan RB memutuskan ada 3 Polres di Jawa Tengah yang dinaikkan tipenya, yakni Polres Pati, Polres Magelang dan Polres Cilacap,” ujarnya.

Kapolda menjelaskan, Kabupaten Pati memiliki 21 kecamatan serta mempunyai ambang gangguan yang cukup besar. Diharapkan peningkatan tipe ini akan berdampak pada pembinaan Kamtibmas di wilayah setempat

“Di Kabupaten Pati ada 21 kecamatan. Dengan kenaikan tipe ini, saya yakin dan percaya jajaran Polresta Pati akan mampu menjawab tantangan dan memenuhi harapan masyarakat ke depan,” tuturnya

Kapolda mengingatkan bahwa dengan naiknya tipologi tersebut memiliki konsekuensi cukup besar.

“Tidak hanya kenaikan tipe, Kapolresnya menjadi Kombes, para Kasat menjadi Kompol, namun harus disikapi juga dengan kepekaan rekan-rekan di jajaran Polresta Pati dalam memberikan pengabdian yang lebih dari sebelum ditingkatkan tipenya,” pesan Kapolda.

Rangkaian kegiatan upacara berjalan meriah ketika sejumlah atraksi pertunjukkan tari kesenian daerah dan atraksi polisi cilik ditampilkan. Gong penutup atraksi adalah penampilan para polwan yang memperagakan sejumlah aksi mendebarkan dengan mengendarai moge.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved