KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kasus Covid-19 Alami Penurunan, Bupati Semarang Ingatkan Tetap Patuhi Prokes

Kasus Covid-19 Alami Penurunan, Bupati Semarang Ingatkan Tetap Patuhi Prokes

Kasus Covid-19 Alami Penurunan, Bupati Semarang Ingatkan Tetap Patuhi Prokes

UNGARAN – Angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Semarang menunjukkan adanya tren penurunan. Setelah pada Februari 2022 sempat menembus lebih dari 1.000 kasus aktif, hingga minggu kedua Maret 2022 ini jumlah kasus terus mengalami penurunan yang signifikan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat dikonfirmasi belum lama ini mengimbau warga untuk terus memperketat protokol kesehatan (prokes) agar kasus aktif Covid-19 ini terus mengalami penurunan.

“Alhamdulillah, sampai minggu ini tren kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang turun drastis, setelah pada akhir Februari 2022 kemarin sempat naik tajam,” ujarnya.

Sampai dengan hari Rabu (9/3/2022), di Kabupaten Semarang tercatat masih ada sebanyak 323 kasus aktif. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang, terus berupaya semaksimal mungkin untuk menekan kasus aktif Covid-19, agar ekonomi dapat segera bangkit kembali.

“Demikian halnya dengan berbagai kegiatan masyarakat dan kegiatan keagamaan semoga bisa berjalan dengan normal kembali,” ujarnya.

Berdasarkan data Perkembangan Kasus Covid-19 Kabupaten Semarang dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang, jumlah kasus aktif per hari Rabu (9/3/2022) tercatat sebanyak 323 setelah sepanjang Selasa (8/3/2022) kemarin ada penambahan sebanyak 73 pasien sembuh.

Dari jumlah kasus aktif tersebut, sebanyak 11 pasien masih menjalani perawatan di ruang ICU, masing- masing di RSUD dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa sebanyak 7 orang pasien dan di RSUD dr Gondo Suwarno Ungaran sebanyak 4 orang pasien. Kemudian yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 274 orang, sedangkan yang menjalani isolasi terpusat sebanyak 17 orang, yakni di Bapelkes Suwakul Ungaran 14 orang dan di rusunawa Pringapus 3 orang. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP