URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kelancaran Armada Damkar Faktor Penting Percepatan Pemadaman Kebakaran

Kelancaran Armada Damkar Faktor Penting Percepatan Pemadaman Kebakaran

Kelancaran Armada Damkar Faktor Penting Percepatan Pemadaman Kebakaran

Ilustrasi kebakaran.

(Foto/ dok. IST)

Ilustrasi kebakaran.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Musim kemarau panjang yang terjadi saat ini meningkatkan potensi dan risiko terjadinya kebakaran. Petugas pemadam kebakaran (damkar) dituntut untuk sigap dan sesegera mungkin tiba di lokasi untuk menjinakkan api.

Namun dalam melaksanakan tugasnya, mereka masih saja menemui kendala di lapangan yang dapat menghambat mobilitas baik petugas maupun armada damkar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Semarang, Anang Sukoco mengatakan kesadaran sebagian masyarakat masih kurang, sehingga ketika ada regu damkar yang sedang bergerak menuju lokasi mengalami kesulitan akses.

“Misalnya ada yang tidak memberikan ruang walaupun sirene (tanda khusus) telah dibunyikan,” ujarnya di Ungaran, Senin (28/8/2023).

Tak hanya itu, lanjut Anang, nomor darurat petugas damkar yang telah disebar dan harusnya menjadi sarana komunikasi jika terjadi kebakaran, justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Beberapa kali ada laporan (kebakaran) yang masuk. Namun setelah dicek oleh petugas ternyata palsu, nihil kebakaran,” jelasnya.

Maka dari itu, di tengah upaya kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi kebakaran seperti sekarang ia berharap masyarakat bisa dewasa dan memahami pentingnya kecepatan penanganan terhadap setiap peristiwa kebakaran.

“Kami memohon dukungan dari masyarakat bahwa kecepatan dan kelancaran mobilitas kami menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran,” urainya.

Sementara di sisi lain, meskipun saat ini musim kemarau dan berpengaruh terhadap ketersediaan air, namun pihaknya memastikan penanganan kebakaran tetap dapat dioptimalkan. Termasuk berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten Semarang untuk mendukung enam armada damkar yang disiagakan.

“Kami pastikan, untuk mendukung operasional mobil pemadam masih cukup aman,” bebernya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon