KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kodam IV Diponegoro Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Terkait Kasus Pembunuhan Iwan Boedi

Kodam IV Diponegoro Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Terkait Kasus Pembunuhan Iwan Boedi

Kodam IV Diponegoro Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota TNI Terkait Kasus Pembunuhan Iwan Boedi

SEMARANG – Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa menyebut ada tiga anggota TNI dari Kodam IV/Diponegoro yang diperiksa terkait kasus pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yakni Iwan Boedi Prasetijo Paulus. Andika mengatakan, pemeriksaan ketiga prajurit ini masih berstatus sebagai saksi.

Menanggapi hal itu, Danpomdam IV/Diponegoro Kolonel Cpm Rinoso Budi menjelaskan, pihaknya sementara masih melakukan pemeriksaan terhadap dua anggota TNI. Kini Pomdam masih mendalami dugaan keterlibatan dua saksi tersebut terkait kasus pembunuhan Iwan Boedi.

“Dua bukan tiga (yang diperiksa), memang yang diduga polisi tersangka itu tiga (anggota TNI) yang inisialnya saudara AG dan HR dan satu ini sipil, (inisial HRD),” ujar Kolonel Rinoso di Mapomdam IV/Diponegoro, Kamis (13/10/2022).

Rinoso menerangkan, hubungan HRD dengan AG dan HR adalah koneksi dalam masalah bisnis. Awalnya, HR dan AG sudah kenal dekat kemudian HR mengenalkan HRD ke AG untuk melakukan bisnis.

“Sama AG (HRD) baru kenal. Yang kenal dekat itu HR dengan HRD sudah kenal kemudian dikenalkanlah AG oleh HR ada bisnis kayu. Jadi chatnya isinya itu, Polres sudah ngomongkan itu,” katanya.

Sementara itu, dalam proses penyelidikan kasus pembunuhan ini, Kodam IV/Diponegoro telah memeriksa 26 saksi dimana satu orang saksinya adalah seorang satpam berinisial AG PORTAL yang bertugas di dekat lokasi Iwan terbunuh. Selain AG PORTAL, ada juga warga sipil berinisial DW yang diperiksa karena sempat dicurigai sebagai anggota TNI yang sedang melintas di lokasi kejadian.

“Kemudian info berikutnya dari Polrestabes ada keterangan 2 orang sasksi yaitu AG PORTAL dan saudara HRD. Ini yg bersangkutan juga tadinya tersangka karena ada penangkapan dari Polrestabes kemudian saat kita panggil status mereka sebagai saksi,” imbuhnya.

“Ini saksi dua orang awalnya adalah tersangka karena sausaea AG PORTAL ini ditangkap Polrestabes tanggal 19 September dan sudah dibebaskan pada 20 September,” tutupnya.

Kabar Terkini
Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
                    

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 181