KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kualitas Jalur Penghubung Desa Lerep-Branjang Bakal Ditingkatkan, Telan Anggarkan Rp11 Miliar

Kualitas Jalur Penghubung Desa Lerep-Branjang Bakal Ditingkatkan, Telan Anggarkan Rp11 Miliar

Kualitas Jalur Penghubung Desa Lerep-Branjang Bakal Ditingkatkan, Telan Anggarkan Rp11 Miliar

Pemerintah Kabupaten Semarang mengalokasikan dana sebesar Rp11 miliar untuk meningkatkan kualitas dan mutu jalan yang menghubungkan Desa Lerep dengan Branjang, Kecamatan Ungaran Barat. Keputusan ini merespons aspirasi warga setempat yang menginginkan pelebaran dan perbaikan jalur tersebut, mengingat keterbatasan lebar jalannya yang menyulitkan kendaraan berpapasan.
Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama stakeholder terkait meninjau jalan penghubung Desa Lerep-Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Rabu (17/1/2024).

RASIKAFM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menganggarkan dana Rp11 miliar untuk meningkatkan kualitas dan mutu jalan yang menghubungkan Desa Lerep dengan Branjang, Kecamatan Ungaran Barat. Hal itu menyusul aspirasi dari warga setempat yang menghendaki jalur tersebut untuk dilebarkan dan diperbaiki, karena terbilang sempit sehingga cukup sulit untuk berpapasan kendaraan roda empat.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin menyebutkan saat ini jalan penghubung antar kedua desa wisata tersebut masih memiliki lebar sekitar empat meter. Rencananya, akan dilebarkan menjadi tujuh meter sepanjang tiga kilometer.

“Jadi nanti ada yang dilebarkan, ada yang ditinggikan dan diperbaiki,” kata Zaenal di Ungaran, Kamis (18/1/2024).

Zaenal menambahkan, selain di Kecamatan Ungaran Barat, perbaikan jalan yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut juga dilakukan di wilayah Desa Kalongan Kecamatan Timur dan Desa Semowo, Kecamatan Pabelan.

“Untuk perbaikan yang bersumber dari APBD juga rencananya akan dilakukan sejumlah titik yang masih dalam pengkajian,” jelasnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menerangkan, pengerjaan jalan antar desa wisata itu bersumber dana dari Instruksi Presiden (Inpresda) 2024 senilai Rp11 miliar. Selain pelebaran jalan, akan dilakukan juga peningkatan dan perbaikan.

“Peningkatan mutu jalan diharapkan dapat menambah kenyamanan warga yang melintas,” kata Ngesti. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang