KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Lapas Semarang Gelar Pemeriksaan HIV Kepada Narapidana

Lapas Semarang Gelar Pemeriksaan HIV Kepada Narapidana

Lapas Semarang Gelar Pemeriksaan HIV Kepada Narapidana

Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Dinas Kesehatan Semarang saat melakukan pemeriksaan (Human Immunodeficiency Virus) HIV kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau Narapidana.

RASIKAFM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar pemeriksaan (Human Immunodeficiency Virus) HIV untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau Narapidana.

Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar berkat kerjasama yang baik dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Anggun, salah satu petugas dari Dinas Kesehatan Kota Semarang mengatakan, pemeriksaan ini setidaknya wajib dilaksanakan minimal sekali dalam 1 tahun.

Tujuannya sebagai upaya deteksi dini dan juga sebagai pemenuhan standar pelayanan minimum kesehatan khususnya bagi warga binaan di Lapas Semarang.

“Ini merupakan salah satu kewajiban Pemerintah daerah terkait standar pelayanan minimum dibidang kesehatan. Warga binaan di lapas masuk dalam kategori populasi dengan resiko tinggi untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan HIV setidaknya sekali dalam 1 tahun,” katanya Kamis (16/9/2021).
2

Dia menambahkan, sebenarnya ada beberapa upaya yang telah dilaksanakan di Lapas Semarang ini terkait dengan pemeriksaan HIV, salah satunya terhadap tahanan dan narapidana yang baru masuk ke lapas.

“Ini merupakan deteksi dini sebelum menjalani tahanan di Lapas,” ujarnya.

Sementara Kalapas Semarang, Supriyanto mengatakan bahwa Lapas Semarang tidak hanya bekerjasama untuk melakukan pemeriksaan namun juga dalam hal edukasi dan pendampingan.

“Dalam hal edukasi, kami telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Salah satunya dengan memberikan penyuluhan, sosialisasi dan pendampingan kepada warga binaan,” jelasnya.

Jika nantinya saat pemeriksaan ditemukan penderita Narapida yang terjangkit HIV, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mendapat perawatan.

“Nantinya jika dari hal pemeriksaan ada yang terjangkit, akan segera kita lakukan assesment lanjutan dan kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk dapat mengikuti pengobatan,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang