KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Layaknya Nasib Sambo, Pelaku Mutilasi di Bergas Ini Dituntut Hukuman Mati

Layaknya Nasib Sambo, Pelaku Mutilasi di Bergas Ini Dituntut Hukuman Mati

Layaknya Nasib Sambo, Pelaku Mutilasi di Bergas Ini Dituntut Hukuman Mati

[@]Berkaca dari kasus yang dialami Ferdy Sambo yang berujung dituntut hukuman mati, nasib Imam Sobari (33) pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Bergas, Kabupaten Semarang juga dituntut hukuman serupa.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan itu digelar di Pengadilan Negeri Ungaran, Kamis (16/2/2023). JPU menilai perbuatan Imam sangat keji, sadis dan di luar batas kemanusiaan.[irp posts=”40352″ ]

Plh Kepala Kejari Kabupaten Semarang, Putra Riza menyampaikan, terdakwa dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan 362 KUHP tentang pengambilan barang milik korban.

“Terdakwa memutilasi korban menjadi 16 bagian dan beberapa bagian organ dalam karena dibuang di kloset. Perbuatan tersebut dilakukannya dengan sadar dan tanpa rasa bersalah,” ujarnya.

Menurut Putra, meskipun terdakwa bersikap sopan selama persidangan, belum ada hal lain yang menjadi pertimbangan majelis hakim untuk meringankan hukuman.

“Tuntutan hukuman mati tersebut merupakan hasil pertimbangan dari penemuan fakta baru di persidangan sebelumnya,” sambungnya.

[irp posts=”40459″ ]

Seperti diketahui, Imam membunuh dan memutilasi tubuh pacarnya, Kholidatunnimah (24) di sebuah rumah kos di daerah Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang pada Sabtu (16/7/2022).

Potongan tubuh korbannya dibuang di berbagai tempat, sementara organ dalam di buang ke dalam kloset kamar mandi. Kejahatannya terbongkar usai penemuan potongan tubuh manusia di sekitar jembatan Jalan Nakula, Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang pada Minggu (24/7/2022). Sedangkan pelaku berhasil dibekuk polisi kurang dari 24 jam di daerah Purworejo pada Senin (25/7/2022). (win)

 

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]