URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menandai kelululusan mahasiswanya dari jenjang pendidikan tinggi, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menggelar upacara wisuda, Sabtu (9/10). Upacara wisuda periode II tahun akademik 2021/2022 diikuti oleh 948 wisuda dari jumlah total 1002 lulusan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lulusan UKSW Siap Beradaptasi Dengan Realitas Dunia Baru

Lulusan UKSW Siap Beradaptasi Dengan Realitas Dunia Baru

Lulusan UKSW Siap Beradaptasi Dengan Realitas Dunia Baru

featured-img

RASIKAFM – Menandai kelululusan mahasiswanya dari jenjang pendidikan tinggi, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menggelar upacara wisuda, Sabtu (9/10). Upacara wisuda periode II tahun akademik 2021/2022 diikuti oleh 948 wisuda dari jumlah total 1002 lulusan.

Kepada seluruh winisuda baik yang mengikuti acara luring terbatas di Balairung Universitas maupun secara daring menggunakan platform zoom meeting, Rektor UKSW, Neil Semuel Rupidara, SE., M.Sc., Ph.D., menyampaikan UKSW telah memberikan bekal untuk membentuk winisuda secara kultural guna menjadi “manusia baru”.

Para winisuda, dijelaskan Neil telah dibentuk menjadi insan creative minority yang berpikir mendalam sebelum menyatakan sikap dan pilihannya, mampu beradaptasi secara cepat dengan keadaan hingga memiliki kemampuan untuk membedakan hal esensial dan non esensial.

“Karena itu, sejak saat ini duduklah di atas kepandaian ilmumu, di atas kekuatan keyakinan dan jiwa pribadimu, tetapi terbukalah juga terhadap realitas dunia yang baru dan siaplah beradaptasi di dalamnya,” pesan rektor.

David Richard Hendarto dan Zaki Iskandar adalah dua dari sekian banyak lulusan dengan profil creative minority yang turut diwisuda hari ini. Menjalani masa kuliah sekaligus menjadi jurnalis kampus selama kurang lebih tiga tahun di jalani David dengan penuh semangat.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23Lanjut »

BACA JUGA :

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved