URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rapat Paripurna DPRD Salatiga pada Rabu, 14 Agustus 2024, melantik dan mengambil sumpah/janji 25 anggota DPRD periode 2024-2029, dengan 60% atau 15 di antaranya merupakan wajah baru dari berbagai partai politik, termasuk mantan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto (Gerindra), dan anggota termuda, Rafael Laksamana (PDIP).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mantan Wali Kota Salatiga Dua Periode Ikut Dilantik sebagai Anggota DPRD 2024-2029

Mantan Wali Kota Salatiga Dua Periode Ikut Dilantik sebagai Anggota DPRD 2024-2029

Mantan Wali Kota Salatiga Dua Periode Ikut Dilantik sebagai Anggota DPRD 2024-2029

Rapat Paripurna DPRD Salatiga pada Rabu, 14 Agustus 2024, melantik dan mengambil sumpah/janji 25 anggota DPRD periode 2024-2029, dengan 60% atau 15 di antaranya merupakan wajah baru dari berbagai partai politik, termasuk mantan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto (Gerindra), dan anggota termuda, Rafael Laksamana (PDIP).
Foto Arief Rasika
Sejumlah anggota Dprd kota Salatiga terpilih periode 2024 2029 saat menerima ucapan dari tamu undangan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Anggota DPRD Salatiga 2024-2029 didominasi wajah baru dengan persentase 60 dibanding 40 persen. Mereka dilantik dan diambil sumpah janjinya pada pada Rapat Paripurna DPRD Salatiga, Rabu (14/8/2024).

Dari 25 anggota sebanyak 15 orang adalah wajah baru dari sejumlah partai politik, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Nasdem.

“Anggota DPRD Salatiga 2024-2029 ini didominasi wajah baru (pendatang baru) dan jumlahnya 15 orang,” kata Dance Ishak Palit DPRD Salatiga.

Komposisi wajah baru, PDI Perjuangan dari 8 kursi yang baru 6 orang, kemudian 4 kursi PKS yang wajah baru satu orang, lalu PKB dari perolehan 5 kursi di DPRD Salatiga dua diantaranya wajah baru.

Selanjutnya untuk Partai Gerindra, 4 kursi hanya satu yang wajah lama, Nasdem satu kursi wajah lama dan Partai Demokrat tiga kursi semuanya wajah baru.

Anggota DPRD Salatiga 2024-2029 yang wajah baru di antaranya ada mantan Walikota Salatiga dua periode 2011-2016 dan 2017-2022, Yuliyanto ikut dilantik sebagai dari Dapil 1 Sidomukti Partai Gerindra, selanjutnya ada tokoh ormas dan juga warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Heri Subroto dari Dapil 4 Argomulyo (Partai Gerindra), Rafael Laksamana Gemilang Djatmiko anggota dewan termuda.

“Alhamdulillah pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Salatiga 2024-2029 berjalan lancar,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Salatiga, Agung Nugroho.

Sesuai dengan peraturan, saat ini berjalannya rapat untuk sementara dipimpin dua orang pimpinan terdiri Ketua dan Wakil Ketua saja sesuai perolehan suara partai politik yang memperoleh kursi di DPRD, yakni Dance Ishak Palit (PDI Perjuangan) dan Saiful Mashud (PKB).

“Kami berharap anggota DPRD 2024-2029 ini segera bekerja dan bekerja sama dalam membangun Kota Salatiga,” kata Dance Ishak Palit.

Sementara itu pantauan Rasika FM anggota DPRD 2019-2024 yang masih dipercaya untuk duduk kembali di kursi dewan untuk periode 2024-2029, antara lain, Dance Ishak Palit dan Bagas Aryanto (PDIP), kemudian PKB adalah Saiful Mashud, M Miftah dan Basirin.

Selanjutnya wajah lama dari PKS yakni 3 orang, Latif Nahari, Nono Rohana dan Heru Prasetyo, lalu dari Gerindra Riawan Woro Endartiningrum dan Yusuf W dari Nasdem.

Disatu sisi Dance mengungkapkan rasa syukur karena proses pelantikan wakil rakyat tersebut berjalan lancar.

Dia sangat berharap kinerja anggota DPRD yang baru dilantik tersebut langsung bisa menyesuaikan ritme.

Terlebih saat ini DPRD saat ini memikul beban penting, yakni menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahap pertama dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

”DPRD saat ini melakukan tugas-tugas yang menjadi landasan bagi Kota Salatiga masa depan,” kata Dance setelah pelantikan.

Adapun pelantikan DPRD dihadiri Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani dan Forkopimda, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta keluarga anggota DPRD yang baru dilantik.

Ketua Dprd Salatiga Dance Ishak Palit saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan