KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pimpinan Sudah Komplet, DPRD Kabupaten Semarang Fokus Bahas RAPBD 2025

Pimpinan Sudah Komplet, DPRD Kabupaten Semarang Fokus Bahas RAPBD 2025

Pimpinan Sudah Komplet, DPRD Kabupaten Semarang Fokus Bahas RAPBD 2025

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening didampingi Wakil Ketua Zainudin (PPP), Umar Sujadi (PKB), dan Suyadi (Nasdem) usai rapat paripurna dengan agenda Pengucapan Sumpah Pimpinan DPRD Kabupaten Semarang Masa Bakti 2024-2029 di Kantor DPRD setempat, Rabu (23/10/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pucuk pimpinan DPRD Kabupaten Semarang periode 2024-2025 akhirnya lengkap. Zainudin dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kini telah resmi menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD. Pengucapan sumpah pimpinan DPRD Kabupaten Semarang ini dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Rabu (23/10/2024).

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening menyampaikan, dengan dilantiknya Zainudin sebagai Wakil Ketua maka Alat Kelengkapan DPRD (AKD) telah komplet.

“Tentunya dengan pimpinan yang sudah lengkap ini, akan jadi tambahan semangat bagi kami untuk solid lagi bekerja sebagai anggota legislatif agar bermanfaat bagi warga Kabupaten Semarang,” ungkapnya, Rabu (23/10/2024).

Bondan menjelaskan, pihaknya tengah fokus membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Semarang 2025. Dengan posisi pimpinan yang lengkap, maka diharapkan pembahasan bisa berjalan lancar.

“Masa pembahasan RAPBD 2025 sudah kita awali 2 hari lalu. Pak Zainudin kemarin belum bisa ikut dalam forum itu karena belum dilantik. Setelah ini beliau bisa mengikuti kegiatan-kegiatan pimpinan dan kedewanan yang lain,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Zainudin mengaku proses pelantikannya sebagai Wakil Ketua DPRD memang terlambat dari pimpinan yang lain. Menurutnya ini tidak lepas dari mekanisme yang harus dilalui di internal PPP.

“Alhamdulillah hari ini proses pelantikan bisa dilaksanakan sesuai mekanisme dan penjadwalan yang ada. Kami di internal (PPP) tidak ada permasalahan, hanya soal teknis saja,” urainya.

Berkaitan dengan tugas pimpinan yang harus dilaksanakan, ia akan segera menyesuaikan dengan para pimpinan DPRD yang lain. Secara otomatis setelah mengucapkan sumpah janji, fungsi seabagai anggota dewan dan pimpinan langsung bisa dilaksanakan sesuai tata tertib dan Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

“Tentunya kami sebagai wakil ketua dewan bertugas bersama-sama wakil yang lain membantu ketua dewan melaksanakan tugas-tugasnya,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]