URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 3.551 orang dikukuhkan oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Jumat, 5 Juli 2024. Para pegawai yang dilantik terdiri dari 60 jabatan fungsional formasi tahun 2024. Seusai pengangkatan, Ngesti mengingatkan para pegawai untuk menghindari judi online dan narkoba, menekankan bahwa terlibat dalam aktivitas tersebut dapat mengakibatkan masalah keuangan dan pemberhentian tidak hormat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pelantikan PPPK, Bupati Semarang: Jangan Gadaikan SK Buat Main Judol!

Pelantikan PPPK, Bupati Semarang: Jangan Gadaikan SK Buat Main Judol!

Pelantikan PPPK, Bupati Semarang: Jangan Gadaikan SK Buat Main Judol!

Sebanyak 3.551 orang dilantik secara daring dan luring menjadi PPPK format di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (5/7/2024). Foto: win
Sebanyak 3.551 orang dilantik secara daring dan luring menjadi PPPK format di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (5/7/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 3.551 orang dikukuhkan oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Jumat (5/7/2024). Mereka yang dilantik terdiri dari 60 jabatan fungsional formasi tahun 2024.

Seusai pengangkatan, Ngesti meminta para pegawai untuk menghindari bermain judi online serta narkoba.
“Sekarang baru ramai judi online, ini harus dihindari. Kalau misalnya kemarin ada yang coba-coba, langsung stop, berhenti karena tidak hanya gaji yang habis, nanti bisa hutang ke sana sini, menggadaikan SK, motor, mobil,” kata Ngesti.

Sejauh ini, Ngesti mengaku belum mendapatkan data terkait adanya ASN di Kabupaten Semarang yang melakukan judi online maupun narkoba. Terkait narkoba, dia juga menegaskan akan segera memberhentikan dengan tidak hormat para pegawai yang kedapatan positif.

“Karena kita bekerja harus penuh kedisiplinan untuk membangun Kabupaten Semarang,” sambungnya.

Salah seorang pegawai yang dilantik yakni guru Agama Buddha di SDN Ngajaran 01 Tuntang, Muh Wahyuti (51) mengaku bersyukur atas pengangkatan dirinya. Dia mengatakan, sebelumnya telah menjadi guru honorer selama 13 tahun.

“Jadi guru dari tahun 2000, gaji masih Rp30 ribu sampai Rp50 ribu perbulan, naik jadi Rp1.8 juta, setelah diangkat ini akhirnya sangat mencukupi bagi kami,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jumlah pegawai yang diangkat menjadi PPPK kali ini merupakan yang terbanyak. Pelantikan dilakukan secara tatap muka dan juga secara daring melalui video. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan