URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Setelah sehari sebelumnya, pada senin 4 Juli 2022 Satpol PP kota Salatiga menertibkan PKL, kini giliran Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kembali gelar Operasi Penertiban Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mengganggu Pengguna Jalan, PKL Seputaran Pasar Raya 1 Salatiga Kembali Ditertibkan

Mengganggu Pengguna Jalan, PKL Seputaran Pasar Raya 1 Salatiga Kembali Ditertibkan

Mengganggu Pengguna Jalan, PKL Seputaran Pasar Raya 1 Salatiga Kembali Ditertibkan

Petugas Gabungan saat tertibkan PKL di Pasar Raya 1 selasa 5 juli 2022
Petugas Gabungan saat tertibkan PKL di Pasar Raya 1 selasa 5 juli 2022
featured-img

Setelah sehari sebelumnya, pada senin 4 Juli 2022 Satpol PP kota Salatiga menertibkan PKL, kini giliran Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kembali gelar Operasi Penertiban Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).

Operasi ini juga melibatkan Satpol PP Kota Salatiga, dalam penertiban ini petugas gabungan membersihkan PKL yang berlokasi di Komplek Pasar Raya I Kota Salatiga.

Kepada Rasika FM, Kasi PKL Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga, Aditya Bagas Ranggajaya menjelaskan banyak PKL di Pasar Raya I menggunakan badan jalan untuk berdagang, sehingga mengganggu lalu lintas warga yang akan kepasar.

“Operasi gabungan ini untuk menertibkan para PKL yang ada di pasar karena sebagian besar PKL ini nekat berjualan di badan jalan, padahal mereka memiliki kios atau lapak resmi di dalam pasar,” kata Rangga kepada rasikafm.com, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya sebagian besar para PKL memiliki kios atau lapak resmi di dalam pasar.

“90 persen PKL yang berjualan ini memiliki kios resmi, dari Dinas sendiri sudah memberikan surat peringatan,” ujarnya.

Rangga mengaku para PKL yang memiliki kios atau lapak resmi akan mendapat sanksi jika masih berjualan di luar.

“Kalau tidak menurut nanti Surat Ijin Penempatan (SIP) atau ijin kios resmi mereka akan dicabut, kalau dicabut mereka menjadi pedagang ilegal,” paparnya.

Pantauan wartawan dilapangan, PKL ini berjualan di luar kios mereka bukan karena sepi pembeli, namun Mereka itu ikut pedagang lain, dengan berjualan di luar kios.

– Kasi PKL Rangga saat diwawancarai Media

Kasi Linmas Satpol PP Kota Salatiga, Sigit menambahkan untuk kegiatan ini masih dalam tahap sosialisasi.

“Untuk sekarang masih tahap edukasi sosialisasi, pada akhirnya kalau mereka masih bandel tentu akan kita tertibkan,” kata Sigit.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan