KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Masa Tenang, Seluruh APK di Kabupaten Semarang Dibersihkan

Masa Tenang, Seluruh APK di Kabupaten Semarang Dibersihkan

Masa Tenang, Seluruh APK di Kabupaten Semarang Dibersihkan

Petugas gabungan Satpol PP dan Bawaslu Kabupaten Semarang mencopot sejumlah atribut kampanye yang terpasang di wilayah Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa, Minggu (11/2/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Memasuki masa tenang, Bawaslu dan Satpol PP Kabupaten Semarang melepas seluruh alat peraga kampanye (APK) pemilu yang tersebar di wilayah Bumi Serasi, Minggu (11/2/2024). Pembersihan itu dilakukan karena sudah memasuki larangan kampanye pada masa tenang Pemilu 2024.

Sejumlah truk crane turut dikerahkan untuk melepas atribut kampanye berukuran jumbo seperti baliho. Sedangkan APK seperti bendera, spanduk dan lain sebagainya dicopot dan dimasukkan ke armada-armada petugas.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto menjelaskan pihaknya membentuk tiga tim yang diterjunkan ke setiap wilayah untuk membersihkan APK.

“Termasuk ke jajaran pengawas pemilu tingkat kecamatan hingga kelurahan/ desa,” kata Agus.

Dijelaskan Agus, tim pertama menyisir di sepanjang jalan utama dari wilayah Ungaran sampai Terminal Bawen. Untuk tim ke-dua, beroperasi dari wilayah Bawen menuju ke arah Selatan sampai titik perbatasan dengan Kabupaten Boyolali.

“Tim terakhir mulai dari Bawen sampai ke wilayah Gemawang, Kecamatan Jambu yang berbatasan dengan Kabupaten Temanggung. Masing-masing tim diperkuat satu unit truk crane,” ujarnya.

Selain pencopotan APK di tempat umum, lanjut Agus, pihaknya juga mendatangi lokasi yang sering dijadikan tempat mangkal angkutan umum. Petugas melepas stiker calon tertentu yang menempel pada bagian kaca jendela angkutan umum.

“Itu juga termasuk sasaran penertiban, karena ditengarai banyak angkutan umum yang dijadikan sarana ‘branding’ calon tertentu,” ungkapnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis