URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polisi di Salatiga menghentikan seorang pemotor yang diduga hendak ikut balap liar di Jalan Lingkar Selatan pada Minggu dini hari, 2 November 2025. Tindakan ini dilakukan Polres Salatiga setelah menerima laporan warga untuk mencegah gangguan kamtibmas dan kecelakaan, dengan cara patroli, penertiban, serta pembinaan kepada remaja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Mirip Adegan Film, Pelaku Balap Liar di Salatiga, Dihadang Pakai Mobil Polisi

Mirip Adegan Film, Pelaku Balap Liar di Salatiga, Dihadang Pakai Mobil Polisi

Mirip Adegan Film, Pelaku Balap Liar di Salatiga, Dihadang Pakai Mobil Polisi

Polisi di Salatiga menghentikan seorang pemotor yang diduga hendak ikut balap liar di Jalan Lingkar Selatan pada Minggu dini hari, 2 November 2025. Tindakan ini dilakukan Polres Salatiga setelah menerima laporan warga untuk mencegah gangguan kamtibmas dan kecelakaan, dengan cara patroli, penertiban, serta pembinaan kepada remaja.
Foto dok IST
Polisi memberhentikan seorang pemotor yang diduga hendak ikut balap liar di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Minggu dini hari (2/11/2025).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polisi di Salatiga memberhentikan seorang pemotor yang diduga hendak ikut balap liar di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Minggu dini hari (2/11/2025).

Dalam foto yang beredar di medsos memperlihatkan sebuah mobil patroli milik Polres Salatiga mencegat laju pengendara tersebut untuk mencegahnya kabur saat dilakukan pemeriksaan.
Pencegahan aksi balap liar kembali dilakukan para anggota Polres Salatiga.

Sejumlah remaja yang diduga hendak menggelar balapan liar di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) diamankan petugas.

Hal itu berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110, yang melaporkan adanya kerumunan remaja dan aktivitas mencurigakan di sekitar JLS.

Piket fungsi Polres Salatiga telah menerjunkan personel gabungan dari Satlantas, Sat Samapta, dan Sat Reskrim, setelah lebih dulu dilakukan mitigasi oleh Piket Intel.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati beberapa remaja tengah berkumpul bersama sepeda motor berknalpot tidak standar dan diduga tengah mempersiapkan balapan.

Satu di antara pemotor disalip lalu dicegat hingga berhenti di tepi jalan oleh polisi yang mengemudikan mobil.

“Seluruh remaja kami amankan untuk dilakukan pendataan identitas dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan.

Kami juga memberikan pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Kanit Turjawali Satlantas Polres Salatiga, Ipda Sumarno.

Dia menjelaskan, penertiban itu merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Salatiga.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Salatiga, AKP Darmin, menegaskan pihaknya akan terus melakukan patroli malam dan penertiban rutin di titik-titik rawan balap liar.

Menurut dia, remaja seharusnya menyalurkan hobi otomotif di tempat yang aman seperti sirkuit atau arena resmi, bukan di jalan umum.

“Kami tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi, melindungi dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya di jalan raya,” ujar Darmin.

Aksi balap liar di Kota Salatiga bukan kali pertama terjadi.

Hanya sepekan sebelumnya, Minggu (26/10/2025) dini hari lalu, petugas juga menggagalkan aksi serupa di Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo. Saat itu, kerumunan remaja langsung bubar setelah kedatangan polisi.

Bahkan, seorang anggota terpaksa naik ke jok belakang pengendara tanpa helm untuk mencegahnya kabur.

Dalam penindakan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan, memberikan teguran keras, serta mengimbau para remaja agar tidak mengulangi perbuatannya.

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon