KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos

Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos

Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos

Wakil Bupati Semarang Nur Arifah didampingi Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah menyerahkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak secara simbolis kerjasama dengan Sentra Antasena Kemensos kepada anak-anak panti asuhan Kecamatan Ungaran, Pabelan, dan Pringapus di lingkungan Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Momentum 10 Muharam yang identik dengan anjuran menyantuni anak yatim dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Semarang untuk menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak bagi 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu.

Bantuan tersebut diserahkan pada Kamis (25/6/2026) di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang kepada anak-anak di Panti Asuhan Yadayanu Pringapus dan Panti Asuhan Santo Thomas Ungaran. Penyaluran bantuan merupakan hasil kerja sama Dinas Sosial Kabupaten Semarang dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial di Magelang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang Istichomah mengatakan, bantuan diberikan kepada anak-anak yang masuk kategori desil 1 sampai 5 dan sebagian belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kami memberikan data kepada Sentra Antasena Kemensos terkait warga yang seharusnya mendapatkan bantuan tetapi belum terakomodasi. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan kepada 127 lansia, kali ini giliran anak-anak yang mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Menurut Istichomah, bantuan yang disalurkan berupa paket pemenuhan kebutuhan layak, meliputi perlengkapan sekolah, perlengkapan mandi, sembako, susu, madu, serta kebutuhan lain untuk menunjang kesehatan dan aktivitas anak-anak.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan tidak berhenti pada 121 anak penerima saat ini. Dinsos bersama Sentra Antasena masih menyiapkan bantuan lanjutan bagi anak-anak lain yang memenuhi kriteria.

“Ini sebagai upaya menambal kebutuhan anak-anak yang belum mendapatkan bantuan sosial lain, padahal mereka tetap membutuhkan dukungan untuk tumbuh dan bersekolah,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Semarang Nur Arifah yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Dinsos Kabupaten Semarang yang dinilai mampu menghadirkan program-program bermanfaat di tengah keterbatasan anggaran.

Menurutnya, kolaborasi dengan Sentra Antasena Kemensos Magelang menjadi salah satu solusi untuk memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah hari ini tersalurkan bantuan kepada 121 anak yang memang membutuhkan dengan kriteria tertentu. Ini merupakan bantuan pemenuhan hidup layak yang sangat bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Nur Arifah menilai penyaluran bantuan yang bertepatan dengan bulan Muharam memiliki makna tersendiri. Dalam tradisi Islam, 10 Muharam dikenal sebagai salah satu momentum untuk memperbanyak sedekah dan menyantuni anak yatim.

“Ini tentu menjadi keberkahan tersendiri. Di bulan Muharam ada anjuran untuk menyantuni anak yatim dan bersedekah. Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung pada momen yang sangat baik,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]