KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pelayanan Medis Di Kasuari RSUP Kariadi Dialihkan Akibat Kebakaran

Pelayanan Medis Di Kasuari RSUP Kariadi Dialihkan Akibat Kebakaran

Pelayanan Medis Di Kasuari RSUP Kariadi Dialihkan Akibat Kebakaran

RSUP Kariadi Semarang mengalihkan pelayanan medis akibat imbanya Gedung Kasuari yang mengalami kebakaran di ruang Magnetic Resonance Imaging atau MRI, Kamis (30/12/2021) malam.

Humas RSUP dr. Kariadi, Parna mengatakan, layanan poli Kasuari sementara dialihkan ke Gedung Garuda. Namun, pendaftaran tetap bisa dilakukan di meja layanan depan Gedung Kasuari.

Meja pendaftaran pasien terlihat dialihkan ke depan gedung. Petugas juga tampak bersiaga menyambut pasien yang datang.

“Pasien yang datang di Kasuari ini untuk daftar dan pelayanan poli di Kasuari dialihkan ke Paviliun Garuda,” ujar Parna di Gedung Kasuari, Jumat (31/12).

Selain itu, pelayanan MRI juga masih bisa dilakukan. Sebab RSUP Kariadi masih memiliki alat MRI lain berjenis jenis Cobalt yang akan digunakan dan dioptimalkan.

“Alat MRI ini tidak satu-satunya. Bisa layani dengan yang Cobalt. Kita optimalkan alat lainnya,” paparnya.

Meski kejadian tadi malam amat mengejutkan, ia juga memastikan
31 pasien rawat jalan dan 19 pasien rawat inap di Gedung Kasuari dalam kondisi aman.

“Karena tadi malam kejadian mendadak yang seharusnya rawat jalan seperti biasanya, hari ini dialihkan ke paviliun Garuda. Mudah-mudahan setelah berkoordinasi dengan teman-teman Polrestabes dan inafis, Senin bisa kita buka normal kembali,” tuturna.

Hingga saat ini, tim Inafis dan Labfor Mabes Polri cabang Semarang masih melakukan olah TKP di Gedung yang terbakar. Di lokasi kejadian terpasang pula garis polisi.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]