KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Akan Fasilitasi Pendidikan Anak Iwan Boedi

Pemkot Semarang Akan Fasilitasi Pendidikan Anak Iwan Boedi

Pemkot Semarang Akan Fasilitasi Pendidikan Anak Iwan Boedi

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyatakan akan memfasilitasi anak-anak Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya akan membantu keluarga Iwan Budi Paulus dan menuntaskan pendidikan anak-anaknya sampai jenjang tertinggi. “Kami bersama rekan-rekan semua akan saling gotong royong untuk membantu teman putranya agar disekolahkan sampai jenjang tertinggi,” ujar Hendir, sapaan akrabnya di Mapolrestabes Semarang, Senin (19/9/2022) sore.[irp posts=”42788″ name=”Polisi Minta Pelaku Pembunuhan Iwan Boedi Segera Menyerahkan Diri”]

Selain itu, Hendi juga akan berkoordinasi terkait kepegawaian Iwan Boedi dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang untuk mengurus hak yang hendak diterima oleh keluarga termasuk gajinya.

Disisi lain, Hendi juga sepenuhnya mendukung segala upaya yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang dan Polda Jateng dalam mengungkap kasus pembunuhan Iwan Budi Paulus. Ia berharap kasus pembunuhan ini segera terungkap dan tersangka dapat segera diamankan.

“Saya sangat mendukung kasus pembunuhan sahabat kita semua Iwan Budi Paulus. Apapun yang akan diperlukan baik data dan lain sebagainya sudah kami berikan dan support,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar meminta pelaku pembunuhan Iwan Boedi agar segera menyerahkan diri. Pihaknya tak segan-segan akan melakukan tindakan tegas jika pelaku tak segera mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kepada tersangka kami minta untuk segera menyerahkan diri karena hasil penyelidikan lambat atau cepat pasti akan ditangkap,” paparnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]