URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Semarang telah melakukan upaya serius dalam penanganan banjir yang merata di berbagai wilayah. Pengerukan Kali Semarang dilakukan sebagai langkah konkret, bekerja sama antara DPU Kota Semarang dan BBWS Pemali-Juana. Selain itu, perbaikan tanggul jebol dan normalisasi sungai juga telah dilakukan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Semarang Lakukan Pengerukan Kali dalam Penanganan Banjir dan Normalisasi Sungai

Pemkot Semarang Lakukan Pengerukan Kali dalam Penanganan Banjir dan Normalisasi Sungai

Pemkot Semarang Lakukan Pengerukan Kali dalam Penanganan Banjir dan Normalisasi Sungai

Pemerintah Kota Semarang telah melakukan upaya serius dalam penanganan banjir yang merata di berbagai wilayah. Pengerukan Kali Semarang dilakukan sebagai langkah konkret, bekerja sama antara DPU Kota Semarang dan BBWS Pemali-Juana. Selain itu, perbaikan tanggul jebol dan normalisasi sungai juga telah dilakukan.
(Foto:/dok/ IST)
Pengerukan kali semarang (Ilustrasi)
featured-img

Semarang – Upaya serius Pemerintah Kota Semarang dalam penanganan persoalan banjir dilakukan secara merata di berbagai wilayah yang berpotensi mengalami banjir. Jauh hari sebelum memasuki musim hujan, berbagai upaya intensif terus dikebut agar banjir tidak melanda ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Setelah mengupayakan pencegahan banjir di wilayah Timur, pencegahan wilayah Barat dan tengah juga tidak luput dari perhatian Pemerintah Kota Semarang. Hal itu dilakukan dengan pengerukan Kali Semarang.

“Pengerukan ini dilakukan bersama antara DPU Kota Semarang dan BBWS Pemali – Juana. Pengerukan Kali Semarang dari sisi Arteri Yos Sudarso sampai pertemuan Kali Asin dilakukan kawan-kawan BBWS, sedangkan untuk sisi lanjutan Kali Semarang dan Kali Asin akan dilakukan kawan-kawan DPU Kota Semarang,” terang Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu belum lama ini.

Sebelumnya, Pemkot Semarang bersama BBWS pada akhir tahun 2022 lalu juga telah melakukan perbaikan tanggul jebol di Kali Plumbon dan normalisasi Kali Bringin. Langkah ini diambil sebagai solusi terkait luapan air yang berdampak pada wilayah Mangkang Wetan dan Mangkang Kulon.

“Ke depan, sudah direncanakan normalisasi Kali Plumbon selebar 30 sampai 50 meter dengan total sepanjang 4,7 km. Normalisasi dilakukan guna menambah luasan daya tampung atau kapasitas sungai saat terjadi hujan atau luapan air,” lanjut Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu tersebut. Saat ini, pihaknya bersama BBWS Pemali Juana sedang melakukan tahapan persiapan pembebasan lahan guna normalisasi Kali Plumbon.

Tak hanya normalisasi, bersama BBWS Pemali Juana pihaknya juga akan melakukan pembuatan tanggul pada beberapa titik kritis luapan air. Mbak Ita berharap upaya pencegahan dini sebelum memasuki musim penghujan ini dapat menghindarkan terjadinya bencana banjir di seluruh wilayah Kota Semarang.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga