URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Brigjend Katamso tepatnya depan SMPN 2 Kota Semarang atau Traffic Light Milo, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang pada Selasa (7/6/2022)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemotor Asal Penggaron Alami Kecelakaan Maut di Depan SMP 2 Semarang

Pemotor Asal Penggaron Alami Kecelakaan Maut di Depan SMP 2 Semarang

Pemotor Asal Penggaron Alami Kecelakaan Maut di Depan SMP 2 Semarang

featured-img

SEMARANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Brigjend Katamso tepatnya depan SMPN 2 Kota Semarang atau Traffic Light Milo, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang pada Selasa (7/6/2022) sekira pukul 06.50 WIB.

Kejadian itu melibatkan pemotor Honda Supra X bernomor polisi H-2752-KR dengan Bus bernomor polisi H-7181-OQ. Akibat kejadian itu, pengendara roda dua bernama Zanik Imaisyah warga Penggaron, Kecamatan Pedurungan meninggal dunia di lokasi kejadian lantaran mengalami luka parah.

Korban berusia 36 tahun itu setelah dinyatakan meninggal dunia langsung dibawa ke RSUP Kariadi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis dan kepolisian Satlantas Polrestabes Semarang.

“Korban jiwa satu mengalami luka parah dibagian kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara bahwa kejadian itu bermula ketika korban melaju dari arah timur (banjir kanal timur) menuju kearah Barat (Milo). Lalu pada saat dilokasi kejadian, korban diduga kurang waspada saat berpindah lajur ke kiri hingga akhirnya tertabrak oleh bus dari arah kirinya yang dikemudikan oleh Suriswanto warga Ngaliyan, Kota Semarang.

“Kerusakan motor dan bus tergores dibagian body. Kejadian ini masih dalam penanganan kepolisian,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun ini membuat warga bergantung pada bantuan droping air, sementara pemerintah dusun terus berupaya mencari solusi permanen melalui pengeboran sumur bersama pemerintah dan BNPB.
870 Jiwa di Dusun Jagir Suruh Krisis Air Bersih, Warga Bertahun-tahun Bergantung pada Droping
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved