[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kokrosono, Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara atau tepatnya di samping Gereja Katholik Hati Kudus Yesus (HKY) Tanah Mas Kota Semarang pada Rabu (29/12/2021)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemotor Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Usai Jatuh Sakit Di Samping Gereja Katholik HKY Tanahmas Semarang

Pemotor Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Usai Jatuh Sakit Di Samping Gereja Katholik HKY Tanahmas Semarang

Pemotor Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Usai Jatuh Sakit Di Samping Gereja Katholik HKY Tanahmas Semarang

SEMARANG – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kokrosono, Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara atau tepatnya di samping Gereja Katholik Hati Kudus Yesus (HKY) Tanah Mas Kota Semarang pada Rabu (29/12/2021) sekira pukul 09.10 WIB.

Korban bernama Wahyu S (37) meninggal dunia di lokasi kejadian usai jatuh karena dalam kondisi sakit ketika mengendarai sepeda motornya.

“Diduga memiliki riwayat penyakit dalam. Tidak terdapat luka luar pada tubuh korban,” ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit ketika dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban mengendarai motor Supra warna merah hitam bernomor polisi AB-3631-AB melaju dari arah selatan (Siliwangi) menuju ke arah utara (Tanjung Mas).

Kemudian ketika tiba di lokasi kejadian, karena sedang dalam kondisi sakit, korban tak bisa mengendalikan laju motornya sehingga jatuh dan meninggal dunia.

“Korban oleng ke kanan dan motornya rusak pada footstep depan kanan tergores,” tuturnya.

Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban lantas dibawa oleh mobil ambulance menuju RSUP Kariadi Semarang untuk proses lebih lanjut. Proses evakuasi dibantu oleh Relawan Semarang dan petugas Satlantas Polrestabes Semarang.

BACA JUGA :

BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Muhammad Rivai, warga Cebongan, Salatiga, melaporkan penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan mobil Nissan Grand Livina ke Itwasda Polda Jateng pada Kamis (3/9/2026). Langkah itu dilakukan setelah terdakwa AG divonis 1 tahun 8 bulan, sementara kendaraan milik Rivai senilai sekitar Rp150 juta belum diketahui keberadaannya.
Livina Hilang, Setelah Ketemu tak ada Kejelasan , Korban Melapor ke Itwasda Polda

Leave a Comment

Leave a Comment

[nama-tag]

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

[podcast_widget limit="1" show_load_more="5"]

POPULER

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

[pekok2]