KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Penjual Kopi di Senjoyo Meninggal Dunia Dengan Kondisi Bersimbah Darah

Penjual Kopi di Senjoyo Meninggal Dunia Dengan Kondisi Bersimbah Darah

Penjual Kopi di Senjoyo Meninggal Dunia Dengan Kondisi Bersimbah Darah

Korban meninggal dunia itu diketahui bernama Sumiyati (41) warga Manggisan Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, ia ditemukan tewas bersimbah darah. Didekat pemandian Senjoyo Jumat 10.6.22 siang.

Korban ditemukan diwarung kopi miliknya di kawasan Umbul Senjoyo bagian bawah atau Kali Kodok oleh suaminya bernama Yuhdi (50)

Kapolsek Tengaran, AKP Sungkowo saat dikonfirmasi rasikafm.com dilokasi kejadian mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya. Kemudian suami korban melapor ke Polsek lalu kita mendatangi TKP.

“Untuk indikasi penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan. Untuk luka memang ada indikasi terkena benda tajam. Dugaan korban pembunuhan,”katanya.
sementara bagian vital tubuh korban mengalami luka benda tajam sebanyak empat titik.”Saat ditemukan suaminya, kondisi korban kondisinya sudah kaku. Melihat kondisinya, korban diperkiran meninggal tiga jam lebih dari waktu ditemukan suaminya,”jelasnya.

– Proses pencarian barang bukti oleh Polisi di tkp
– Kapolsek Tengaran AKP Sungkowo saat diwawancarai media

Ditambahkan Kapolsek, korban ditempat ini jualan dilahan miliknya sendiri. Lokasi berjualan korban ini agak terisolir atau agak sepi.”Suami korban mengetahui kondisi istrinya saat mengantar makanan,”pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP