KABAR RASIKA

Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh Lebih Tinggi pada Triwulan IV 2025

Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh Lebih Tinggi pada Triwulan IV 2025

Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh Lebih Tinggi pada Triwulan IV 2025

Data Bank Indonesia Trend Pertumbuhan Ekonomi Positif Jelang Awal Tahun 2026

Perekonomian Provinsi Jawa Tengah menunjukkan kinerja yang semakin solid pada Triwulan IV 2025. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat sebesar 5,84% (year on year/yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 5,38% (yoy). Capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa sebesar 5,80% (yoy) maupun pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,39% (yoy).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah terutama didorong oleh Konsumsi Rumah Tangga (RT) yang tetap terjaga. Konsumsi RT tumbuh sebesar 4,44% (yoy), sejalan dengan hasil Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia yang masih berada pada level optimis (indeks di atas 100). Konsumsi masyarakat didukung oleh berbagai program diskon besar-besaran di pasar ritel modern pada akhir tahun.

Selain konsumsi rumah tangga, sumber pertumbuhan dari sisi pengeluaran juga berasal dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau Investasi yang tumbuh sebesar 6,24% (yoy). Pertumbuhan investasi ini sejalan dengan realisasi nilai investasi pada Triwulan IV 2025 yang masih kuat. Berdasarkan data DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Batang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Demak tercatat sebagai daerah dengan daya tarik investasi tertinggi. Sementara itu, Konsumsi Pemerintah tumbuh sebesar 9,11% (yoy), didorong oleh percepatan realisasi anggaran menjelang akhir tahun.

Dari sisi lapangan usaha, sumber utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah berasal dari sektor Industri Pengolahan yang tumbuh sebesar 5,18% (yoy). Pertumbuhan ini sejalan dengan kontribusi industri manufaktur yang masih dominan dalam struktur ekonomi Jawa Tengah. Selain industri pengolahan, sektor Perdagangan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,26% (yoy), seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang didorong oleh diskon akhir tahun di sejumlah pusat perbelanjaan.

Sektor Konstruksi juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat sebesar 6,85% (yoy), sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam percepatan pembangunan serta preservasi infrastruktur jalan provinsi untuk mencapai target 94% jalan provinsi dalam kondisi mantap.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan ini turut didukung oleh sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) yang tumbuh signifikan sebesar 13,97% (yoy). Peningkatan kinerja sektor ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata di Jawa Tengah, khususnya pasca penambahan rute penerbangan internasional Bandara Ahmad Yani Semarang–Singapura pada Triwulan IV 2025.

Selain itu, sektor Pertanian kembali mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,06% (yoy) setelah mengalami kontraksi pada triwulan sebelumnya. Perkembangan ini sejalan dengan peningkatan kredit pertanian yang mencerminkan naiknya aktivitas produksi serta peningkatan luas tanam padi. Sektor Jasa Keuangan juga mencatatkan pertumbuhan tertinggi pada periode laporan, yakni sebesar 16,14% (yoy), didukung oleh peningkatan output bank umum sebesar 4,58% serta lonjakan pendapatan asuransi sebesar 42,4%.

Secara keseluruhan, perekonomian Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 5,37% (yoy), meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tumbuh 4,95% (yoy). Capaian ini juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa sebesar 5,30% dan nasional sebesar 5,11%.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi selama tahun 2025 tetap bersumber dari Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh sebesar 4,78%, seiring dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah sebesar 6,50% serta dukungan berbagai stimulus fiskal pemerintah. Sementara dari sisi lapangan usaha, Industri Pengolahan tetap menjadi motor utama pertumbuhan dengan pertumbuhan sebesar 4,06% (yoy), didukung oleh peningkatan permintaan ekspor dari negara mitra dagang.

Dengan kinerja tersebut, perekonomian Jawa Tengah menunjukkan daya tahan dan prospek yang positif sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan pada pagi hingga siang hari, kemudian berawan pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–35 derajat Celsius, dan kelembapan 40–75 persen.
22 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan pada pagi hingga siang hari, kemudian berawan pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari timur hingga...
Investasi Jawa Tengah mencapai Rp72,54 triliun hingga triwulan III 2026 dan menyerap 340.334 tenaga kerja melalui 82.420 proyek. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat membuka Semarang Business Forum (Sembiz) ke-19 di Semarang, Rabu (21/10/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong kolaborasi dengan investor dan kerja sama antardaerah untuk memperluas lapangan kerja serta mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Serap 340 Ribu Tenaga Kerja
Investasi Jawa Tengah mencapai Rp72,54 triliun hingga triwulan III 2026 dan menyerap 340.334 tenaga kerja melalui 82.420 proyek. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat membuka Semarang...
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 berlangsung pada 20–30 Oktober di lima kabupaten/kota dengan melibatkan 7.993 atlet, 1.910 ofisial, dan 3.571 perangkat pertandingan. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM, sekaligus menjaring atlet potensial untuk menghadapi PON 2028.
Porprov Jateng 2026 Libatkan 7.993 Atlet, Hotel dan UMKM Ketiban Berkah
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 berlangsung pada 20–30 Oktober di lima kabupaten/kota dengan melibatkan 7.993 atlet, 1.910 ofisial, dan 3.571 perangkat pertandingan. Wakil Gubernur...
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama 35 kabupaten/kota telah menggelar 1.724 kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sepanjang 2026 dengan total omzet Rp31,03 miliar. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya menjaga keterjangkauan harga bahan pokok untuk melindungi daya beli masyarakat. Dalam GPM di Kabupaten Semarang, warga dapat membeli beras, minyak goreng, dan kebutuhan pangan lainnya dengan harga terjangkau.
Jateng Gelar 1.724 Gerakan Pangan Murah, Omzet Tembus Rp31 Miliar
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama 35 kabupaten/kota telah menggelar 1.724 kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sepanjang 2026 dengan total omzet Rp31,03 miliar. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya...
Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 bertema Decade of Legacy akan digelar pada 15 November 2026 dengan target 12.500 peserta. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan dukungan penuh terhadap ajang tersebut, sementara panitia mematangkan persiapan yang diklaim mencapai 99 persen, termasuk mitigasi cuaca ekstrem, kesiapan tenaga medis, dan keselamatan pelari.
Borobudur Marathon 2026 Siap Digelar, 12.500 Pelari Bakal Meriahkan Magelang
Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 bertema Decade of Legacy akan digelar pada 15 November 2026 dengan target 12.500 peserta. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan dukungan penuh terhadap ajang...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]