URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah menguat pada Triwulan IV 2025. Kinerja ini dicapai oleh perekonomian daerah di Jawa Tengah pada akhir 2025, didorong konsumsi rumah tangga, investasi, dan sektor industri pengolahan. Peningkatan aktivitas perdagangan, konstruksi, pariwisata, dan jasa keuangan turut menopang capaian tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh Lebih Tinggi pada Triwulan IV 2025

Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh Lebih Tinggi pada Triwulan IV 2025

Perekonomian Jawa Tengah Tumbuh Lebih Tinggi pada Triwulan IV 2025

Data Bank Indonesia Trend Pertumbuhan Ekonomi Positif Jelang Awal Tahun 2026
Data Bank Indonesia Trend Pertumbuhan Ekonomi Positif Jelang Awal Tahun 2026
featured-img

Perekonomian Provinsi Jawa Tengah menunjukkan kinerja yang semakin solid pada Triwulan IV 2025. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat sebesar 5,84% (year on year/yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 5,38% (yoy). Capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa sebesar 5,80% (yoy) maupun pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,39% (yoy).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah terutama didorong oleh Konsumsi Rumah Tangga (RT) yang tetap terjaga. Konsumsi RT tumbuh sebesar 4,44% (yoy), sejalan dengan hasil Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia yang masih berada pada level optimis (indeks di atas 100). Konsumsi masyarakat didukung oleh berbagai program diskon besar-besaran di pasar ritel modern pada akhir tahun.

Selain konsumsi rumah tangga, sumber pertumbuhan dari sisi pengeluaran juga berasal dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau Investasi yang tumbuh sebesar 6,24% (yoy). Pertumbuhan investasi ini sejalan dengan realisasi nilai investasi pada Triwulan IV 2025 yang masih kuat. Berdasarkan data DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Batang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Demak tercatat sebagai daerah dengan daya tarik investasi tertinggi. Sementara itu, Konsumsi Pemerintah tumbuh sebesar 9,11% (yoy), didorong oleh percepatan realisasi anggaran menjelang akhir tahun.

Dari sisi lapangan usaha, sumber utama pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah berasal dari sektor Industri Pengolahan yang tumbuh sebesar 5,18% (yoy). Pertumbuhan ini sejalan dengan kontribusi industri manufaktur yang masih dominan dalam struktur ekonomi Jawa Tengah. Selain industri pengolahan, sektor Perdagangan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,26% (yoy), seiring meningkatnya permintaan masyarakat yang didorong oleh diskon akhir tahun di sejumlah pusat perbelanjaan.

Sektor Konstruksi juga mencatatkan pertumbuhan yang kuat sebesar 6,85% (yoy), sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam percepatan pembangunan serta preservasi infrastruktur jalan provinsi untuk mencapai target 94% jalan provinsi dalam kondisi mantap.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan ini turut didukung oleh sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) yang tumbuh signifikan sebesar 13,97% (yoy). Peningkatan kinerja sektor ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata di Jawa Tengah, khususnya pasca penambahan rute penerbangan internasional Bandara Ahmad Yani Semarang–Singapura pada Triwulan IV 2025.

Selain itu, sektor Pertanian kembali mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,06% (yoy) setelah mengalami kontraksi pada triwulan sebelumnya. Perkembangan ini sejalan dengan peningkatan kredit pertanian yang mencerminkan naiknya aktivitas produksi serta peningkatan luas tanam padi. Sektor Jasa Keuangan juga mencatatkan pertumbuhan tertinggi pada periode laporan, yakni sebesar 16,14% (yoy), didukung oleh peningkatan output bank umum sebesar 4,58% serta lonjakan pendapatan asuransi sebesar 42,4%.

Secara keseluruhan, perekonomian Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 5,37% (yoy), meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tumbuh 4,95% (yoy). Capaian ini juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa sebesar 5,30% dan nasional sebesar 5,11%.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi selama tahun 2025 tetap bersumber dari Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh sebesar 4,78%, seiring dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah sebesar 6,50% serta dukungan berbagai stimulus fiskal pemerintah. Sementara dari sisi lapangan usaha, Industri Pengolahan tetap menjadi motor utama pertumbuhan dengan pertumbuhan sebesar 4,06% (yoy), didukung oleh peningkatan permintaan ekspor dari negara mitra dagang.

Dengan kinerja tersebut, perekonomian Jawa Tengah menunjukkan daya tahan dan prospek yang positif sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

BACA JUGA :

Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi...
Pembalap asal Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Irfan Ardiansyah tampil dominan pada Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series (MRS) 2026 seri ketiga di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, 24–26 Juli 2026. Membela Honda NWN TUS Ilegal Racing Team, Irfan memenangi race pertama, race kedua, serta menjadi yang tercepat pada sesi Superpole kelas Nasional Sport (NS) 250, sekaligus melanjutkan tren positifnya setelah meraih hasil impresif di Malaysia Superbike Championship 2026.
Kuasai Kelas NS 250 MRS 2026, Pembalap Asal Ungaran Sapu Bersih Kemenangan di Mandalika
Pembalap asal Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Irfan Ardiansyah tampil dominan pada Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series (MRS) 2026 seri ketiga di Sirkuit Internasional Pertamina...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 27 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan serta peningkatan kecepatan angin.
27 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla dan Peningkatan Kecepatan Angin di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 27 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB...
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan...
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas,...

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga