URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Peringatan Isra' Mi'raj dengan Ustad Wijayanto sebagai penceramah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, turut hadir dan memberikan bantuan kepada beberapa agama dan kelompok masyarakat. Momentum ini mengajak untuk saling menjaga kerukunan dan menghormati sesama.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Isra’ Mi’raj Bareng Ustad Wijayanto, Ganjar Salurkan Bantuan ke Sejumlah Agama

Peringati Isra’ Mi’raj Bareng Ustad Wijayanto, Ganjar Salurkan Bantuan ke Sejumlah Agama

Peringati Isra’ Mi’raj Bareng Ustad Wijayanto, Ganjar Salurkan Bantuan ke Sejumlah Agama

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Peringatan Isra’ Mi’raj yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja pada Rabu (1/2/2023), berlangsung gayeng. Kegiatan yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah itu mengundang Ustad Wijayanto dari Yogyakarta sebagai penceramah.

Ustad yang sudah wira-wiri di stasiun televisi nasional itu menyampaikan tausiyah dengan bumbu banyolan. Sehingga kerap kali mengundang gelak tawa para hadirin, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Momentum Isra’ Mi’raj kali ini juga menjadi momentum spesial karena sekaligus bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu. Ada sekitar 500 peserta yang hadir di tempat acara.

“Saya sudah dihubungi berkali-kali, tapi kadang saya bisa, Pak Ganjar yang tidak bisa. Pak Ganjar bisa, saya yang tidak. Tapi hari ini, Alhamdulillah bisa semua,” ujar Ustad Wijayanto.

Di dalam ceramahnya, ustad kelahiran 1966 itu mengajak agar saling menjaga kerukunan, saling menghormati dan tolong-menolong. Sebab, hal itu mampu membawa hidup menjadi lebih berkah.

“Berkah itu kalau karena Allah SWT, dan berkah itu tidak bisa terlihat langsung tapi bisa dirasakan. Dan, sesuatu yang nilainya bertambah meski secara lahiriah bisa berkurang,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut momentum peringatan Isra’ Mi’raj sebagai upaya mempertahankan kerukunan antarumat beragama.

“Ustad Wijayanto memberikan ceramah yang bagus sekali. Isinya mak jleb masuk ke semua agama. Yakni saling menghormati, saling menghargai. Ini sejalan dengan apa yang kita lakukan dalam memberi ruang penghormatan terhadap suku, agama dan golongan apapun,” tuturnya.

Di kesempatan itu, Ganjar juga menyalurkan sejumlah bantuan yang di antaranya diberikan ke beberapa agama dan kelompok masyarakat. Yakni Hibah kepada LPTQ Provinsi Jateng sebesar Rp 2,5 miliar, Hibah kepada Badan Wakaf Indonesia sebesar Rp150.000.000, Hibah kepada LP3KD Provinsi Jateng sebesar Rp250.000.000, Hibah kepada LPPD Provinsi Jateng sebesar Rp150.000.000, serta Hibah Baznas sebesar Rp750.000.000

“Tadi juga ada bantuan kepada mahasiswa peserta Istanbul Youth Summit dan dari Pemprov kepada beberapa agama, kelompok masyarakat, termasuk bagi yang membutuhkan, umpamanya MCK. Mudah-mudahan kita dengan acara ini semua bisa merasakan indahnya ketika kita bisa bermasyarakat dengan baik dan saling menghormati,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi