KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Polda Jateng Ajak Ratusan Komunitas Deklarasikan Pemilu Damai 2024 untuk Menjaga Kondusifitas

Polda Jateng Ajak Ratusan Komunitas Deklarasikan Pemilu Damai 2024 untuk Menjaga Kondusifitas

Polda Jateng Ajak Ratusan Komunitas Deklarasikan Pemilu Damai 2024 untuk Menjaga Kondusifitas

Foto: Dok./IST
Deklarasi Polda Jateng ajak ratusan komunitas gelorakan Pemilu 2024 Damai di Kota Semarang, Kamis (23/11/2023).

Semarang – Polda Jateng melibatkan ratusan komunitas, termasuk asosiasi driver Gojek, Grab, Maxim, serta organisasi agama NU, Muhammadiyah, Pemuda Pancasila, Lindu Aji, dan lainnya, dalam sebuah deklarasi untuk menjaga damai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa lima poin penting telah ditandatangani untuk memastikan jalannya pemilu yang damai, antara lain, menjadikan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa, melaksanakan pemilu secara luberjurdil, menaati peraturan dan ketentuan pemilu, menjaga persatuan dan kesatuan, serta membantu TNI-Polri dalam mengamankan pelaksanaan pemilu 2024.

Irjen Luthfi menjelaskan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024, yang melibatkan semua elemen masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan terkendali.

Dalam implementasinya, peserta deklarasi akan dijadikan satgas Cooling System Polda Jateng di bawah Direktorat Binmas.

“Tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, komunitas ojek online, mahasiswa, komunitas silat, dan lainnya akan menjadi satgas untuk meredam ketegangan masyarakat terkait pelaksanaan pemilu di Jateng,” teran Irjen Luthfi.

Meski menekankan deklarasi pemilu damai, Irjen Luthfi menegaskan bahwa hak pilih warga negara tidak akan dikurangi dan menambahkan,

“Siapapun pilihan dan siapapun pemimpinnya, itu yang terbaik untuk bangsa.” pungkasnya.

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang