KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Polisi Amankan 4 Pelaku Penyerangan dan Perampasan di Wr Supratman Semarang

Polisi Amankan 4 Pelaku Penyerangan dan Perampasan di Wr Supratman Semarang

Polisi Amankan 4 Pelaku Penyerangan dan Perampasan di Wr Supratman Semarang

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Unit 1 Pidum Satreskrim Polrestabes Semarang mengamankan empat orang pelaku penyerangan di Oppa Car Wash Jalan Wr.Supratman Kapling 526, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang pada Minggu (22/1/2023) sekira pukul 23.45 WIB lalu.

Keempat orang itu merupakan warga Kota Semarang masing-masing bernama Muhamad Danang Priyantoro alias Krembis, Feris Kanidia alias Gondrong, Agus Setiawan alias Ndandus dan Tri Witdodo alias Dodo.[custom-related-posts title=”Kabar Rasika:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, keempat pelaku ini diamankan petugas kepolisian di kediamannya masing-masing. Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti kejahatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Para pelaku diamankan di kediamannya masing-masing tanpa perlawanan pada Jumat (27/1/2023) petang,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Sabtu (28/1/2023).

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan, kejadian ini bermula ketika dua korban bernama Iwan dan Andi sedang naik motor menuju ke lokasi kejadian. Kemudian pada saat melintas di dekat Pasar BK, tiba – tiba korban dipepet dua orang laki – laki yang berboncengan dengan menggunakan motor matic mio dan menyuruh korban berhenti.

“Karena melihat rombongan pelaku masih ada dua motor berboncengan di belakangnya, korban takut kemudian korban tancas gas untuk menuju cucian mobil namun rombongan pelaku terus mengejar korban kemudian sampai dengan cucian mobil tersebut,” paparnya.

Saat sampai di tempat kerjanya, korban kemudian lari masuk kedalam cucian mobil dan salah satu dari pelaku tersebut mengejar ikut masuk dan memukul korban. Lalu disusul 3 orang lainnya juga ikut masuk dan memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong dan helm.

“Korban luka memar pada sebelah mata, pipi kiri, dan luka memar pada bagian kening. Dan handphonenya juga dirampas,” terangnya.

Dari kejadian itu, kemudian korban melapor ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Aksi penyerangan dan perampasan ini pun terekam CCTV dan sempat viral di media sosial.

“Para pelaku terangam Pasal 170 KUHPidana dan 365 KUHPidana,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang