KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Salatiga Diserbu Ratusan Ibu-Ibu, Apa yang Terjadi?

Polres Salatiga Diserbu Ratusan Ibu-Ibu, Apa yang Terjadi?

Polres Salatiga Diserbu Ratusan Ibu-Ibu, Apa yang Terjadi?

Ratusan ibu-ibu memadati Markas Komando (Mako) Polres Salatiga pada Jumat (14/3/2025) untuk mengantre mendapatkan Paket Tebus Murah yang diselenggarakan oleh Polres Salatiga. Kegiatan ini diadakan di Mako Polres Salatiga dan diikuti oleh warga Kota Salatiga, dengan ratusan orang terlihat mengantre, sementara Polisi Wanita (Polwan) sibuk memberikan penjelasan.
foto dok Polres
Kapolres Salatiga saat memberikan paket tebus murah

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ratusan Ibu-Ibu masih terlihat di luar Markas Komando (Mako) Polres Salatiga dan terhalang pintu gerbang yang terpaksa ditutup, sedangkan ratusan lainnya sudah berhasil masuk Mako dan dihadapannya terlihat Polisi Wanita (Polwan) Polres Salatiga sibuk memberikan penjelasan.

Setelah dilakukan penelusuran ternyata ratusan ibu-ibu baik yang sudah berhasil masuk maupun masih menunggu di luar sedang tertib mengantri untuk mendapatkan Paket Tebus Murah yang dilaksanakan Polres Salatiga, Jumat, 14/03/2025.

Paket Tebus Murah yang berisi Gula, Minyak, Tepung Terigu, Kecap, Mie Instan dan Telur seharga Rp. 40.000,- (empat puluh ribu rupiah) lebih bisa ditebus hanya dengan Rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah), untuk proses transaksinya setelah mendapatkan kupon dan membayar Rp. 20.000,- kemudian langsung mendapatkan paket yang telah disediakan.

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari disela membagikan Paket menyampaikan bahwa Polres Salatiga menyediakan 400 (empat ratus) paket tebus murah, yang bisa ditebus oleh warga masyarakat khususnya warga Kota Salatiga, kegiatan ini dalam rangka menyambut Idul Fitri 1446 H, untuk sedikit membantu masyarakat.

“Membantu masyarakat mendapat sembako dengan harga terjangkau saat Bulan Ramadhan”, ucap Aryuni.

Antusias warga sangat besar hal ini terlihat ketika Anggota Polres Salatiga sedang bersiap melaksanakan kegiatan, sudah terlihat masyarakat yang datang mengantri, setelah ditanyakan mereka mendapatkan informasi adanya paket tebus murah ini dari media sosial yang disebar di lingkungan mereka, dari grup RT, kelompok senam dan dari berbagai macam media sosial seperti Instagram, tiktok dan status WA warga lainnya.

Tidak lebih dari satu jam paket sembako yang tersedia sudah berpindah tangan ke warga dari berbagai penjuru di Kota Salatiga.

“Doakan Polres bisa melaksanakan kegiatan seperti ini lagi minggu depan ya” ucap Kapolres yang diaminkan oleh warga.

Warga selain menyambut antusias juga banyak mengucapkan terimakasih karena Polres Salatiga telah membantu masyarakat kecil khususnya dengan paket tebus murah.

“Ini sangat murah sehingga sangat membantu masyarakat, semoga diadakan lagi dan Polres Salatiga makin jaya”, ucap salah seorang pengemudi ojek online yang ikut mengantri, komentar serupa banyak disampaikan warga setelah mendapatkan paket tebus murah.

Suasana penyaluran paket tebus murah Polres Salatiga

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong peningkatan kesejahteraan anggota Linmas melalui perluasan kesempatan kerja sebagai tenaga keamanan dan kebersihan. Hal itu disampaikan saat Apel Besar Aslinmas dan Abpedmas se-Jawa Tengah di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026), yang diikuti lebih dari 7.000 anggota Linmas.
Saat Peserta Apel Aslinmas Berebut Ajak Foto KDM dan Sherly Tjoanda
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
[pekok2]