RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pom Mini Meledak, Sebuah Warung Ludes Terbakar

Pom Mini Meledak, Sebuah Warung Ludes Terbakar

Pom Mini Meledak, Sebuah Warung Ludes Terbakar

Anggota Babinsa Wiru Pelda Bejo Ariyanto saat di TKP kebakaran di Dusun Jrebeng Desa Wiru,  kamis 20 Mei pagi

Bringin – Rasika FM . Musibah kebakaran melanda sebuah warung milik Ani Nurhayati Dusun Jrebeng Desa Wiru Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang, Kamis (20/5/2021) pagi sekira pukul 6.30 wib. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta rupiah.

Kepada rasikafm.com Danramil 04/Bringin Kapten FX. Agung Kartika membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

Sementara itu Babinsa Wiru Pelda Bejo Ariyanto mengatakan kebakaran warung milik ibu Ani Nurhayati tersebut beralamat di Dusun Wonorejo Rt 04 Rw 01 Desa Nyemoh di karenakan konsleting listrik. Untuk korban jiwa nihil dan untuk kerugian di perkirakan 200 juta .

Usai kebakaran Babinsa langsung mengadakan koordinasi dengan korban

Bejo menambahkan, untuk kronologinya, kebakaran terjadi pada saat pemilik warung melayani para pembeli makan. Namun tiba – tiba salah seorang sopir pelanggan warung tersebut berteriak jika ada api didalam mesin pompa mini bensin.

“Saat mengetahui adanya api, Ibu Ani selaku pemilik warung membangunkan anak-anaknya dan menyelamatkan aset berupa surat surat dokumen penting,” tambah Pelda Bejo.

Para sopir truk yang sedang makan diwarung tersebut, sontak saling berbaur untuk berupaya memadamkan api. Namun api semakin membesar dan meledakan pom mini, yang didalamnya masih terdapat bahan bakar.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=H1O26_295QU[/embedyt]
(Vidio sisa sisa kebakaran)

“Didalam pom mini tersebut masih terdapat bahan bakar sekira 180 liter, dan meledak, sehingga menghanguskan warung tersebut dan seluruh isi warung ludes terbakar,”ungkapnya.

“Saat ini kami Babinsa masih melakukan pendataan. Sementara langkah awal yang kita lakukan yakni mendata kerugian materiil, mendata kerugian personil, membantu upaya bila ada asuransi, mengecek pemasangan instalasi listrik,”pungkasnya.(rief)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran