URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG: Kondisi cuaca di Kota Semarang, Rabu (15/11/2023) pada pagi hingga siang hari diprediksi cerah berawan, sedangkan pada sore hingga awal malam hari umumnya akan menjadi berawan dengan potensi hujan ringan. Angin di perkirakan bertiup dari arah barat laut ke tenggara dengan kecepatan antara 3 km/jam hingga 30 km/jam. Suhu udara diperkirakan akan berkisar antara 28-35 derajat Celsius, dan kelembapan udara berkisar antara 45-85 persen.

Mbak Google

INFO BMKG

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Rabu (15/11/2023)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Rabu (15/11/2023)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Rabu (15/11/2023)

Cuaca Berawan
Cuaca Berawan
featured-img

Berdasarkan data cuaca yang diamati oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang pada tanggal 15 November 2023 pukul 05.30 WIB, diperkirakan cuaca di Kota Semarang akan cenderung berawan. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan mencapai 5 km/jam. Suhu udara diperkirakan mencapai 26,4 derajat Celsius, sementara kelembapan udara mencapai 95 persen.

Menurut Prakirawan Cuaca, M.S.Fuad dari BMKG Ahmad Yani Semarang, kondisi cuaca di Kota Semarang pada pagi hingga siang hari diprediksi cerah berawan, sedangkan pada sore hingga awal malam hari umumnya akan menjadi berawan dengan potensi hujan ringan. Angin di perkirakan bertiup dari arah barat laut ke tenggara dengan kecepatan antara 3 km/jam hingga 30 km/jam. Suhu udara diperkirakan akan berkisar antara 28-35 derajat Celsius, dan kelembapan udara berkisar antara 45-85 persen.

Untuk cuaca di Jawa Tengah secara umum, pagi hari diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Pantura Barat, pesisir selatan, dan pegunungan bagian barat. Pada siang hingga awal malam hari, diperkirakan akan terjadi hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang di wilayah pegunungan hingga dataran tinggi, kabupaten Semarang, sebagian Jateng timur, sebagian pesisir selatan, dan sekitarnya.

Prakirawan Cuaca juga mengingatkan akan potensi bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung, banjir, tanah longsor, sambaran petir, hujan es, pohon tumbang, dan genangan air. Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 0,5 meter hingga 1,25 meter, sementara di perairan Selatan Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 1,25 meter hingga 2,5 meter. Tetap waspada dan siapkan langkah-langkah pencegahan mengingat kondisi cuaca yang mungkin berubah sewaktu-waktu.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

23 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16
23 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 13.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
23 Juni 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Masih Berpotensi Hujan Lokal di Pegunungan
23 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Masih Berpotensi Hujan Lokal di Pegunungan
22 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14
22 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
22 Juni 2026, Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Terjadi
22 Juni 2026, Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Terjadi

TERKINI

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Rutan Kelas II B Salatiga resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bimbingan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM) di Salatiga untuk memperluas akses layanan bantuan...
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?
Pemerintah memastikan skema insentif Rp5 juta untuk pembelian motor listrik semakin dekat diterapkan setelah Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan menyelesaikan koordinasi aturan, dengan Peraturan...
Muat Lebih

POPULER

Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia