URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan mayat perempuan di dalam sumur. Korban, RK (43), dinyatakan hilang selama tiga hari sebelum ditemukan oleh keluarganya. Petugas keamanan dan medis setempat evakuasi bersama dengan Inafis Polres Semarang, petugas Damkar, dan Puskesmas setempat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Raib Tiga Hari, Perempuan Asal Suruh Ditemukan Tewas Di Dalam Sumur

Raib Tiga Hari, Perempuan Asal Suruh Ditemukan Tewas Di Dalam Sumur

Raib Tiga Hari, Perempuan Asal Suruh Ditemukan Tewas Di Dalam Sumur

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Warga Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di dalam sebuah sumur di lingkungan setempat, Minggu (26/2/2023).

Korban diketahui berinisial RK (43), warga Dusun Watusetugel, Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh. Ia dinyatakan hilang selama tiga hari terhitung sejak Jumat (24/2/2023).

Dalam keterangannya, Kapolsek Suruh AKP Heri Sumiarso menjelaskan sebelumnya keluarga korban curiga sebab yang bersangkutan tidak terlihat di rumahnya selama berhari-hari. Kecurigaan keluarga korban terjawab setelah adik korban datang ke rumah korban.

“Setelah menyusuri seluruh bagian rumah, ia menemukan sesosok tubuh yang mengapung di dalam sumur di depan rumahnya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (27/2/2023).

Mengetahui kakaknya di dalam sumur, pihak keluarga kemudian menyampaikan ke perangkat Dusun dan melaporkan ke Bhabinkamtibmas Krandon Lor Polsek Suruh.

“Pihak Polsek Suruh dibantu Inafis Polres Semarang, petugas Damkar dan Puskesmas setempat yang mendapatkan laporan segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” jelasnya.

Setelah mendapatkan pemeriksaan awal dari petugas Puskesmas Suruh, didapati bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi dengan menyertakan surat pernyataan diatas meterai.

“Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU desa setempat,” terang Kapolsek. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara