RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan

Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan

Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan

Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memanfaatkan dana ganti rugi aset tanah terdampak pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas area Pasar Sayur Getasan.

Tanah seluas 2.024 meter persegi tersebut dibeli dengan nilai Rp4.570.192.000 dan akan digunakan sebagai area parkir serta bongkar muat kendaraan pengangkut sayuran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro mengatakan, pembelian tanah tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Semarang mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pasar Sayur Getasan.

“Uang ganti rugi tol salah satunya digunakan untuk membeli sebidang tanah untuk perluasan Pasar Sayur di Getasan,” kata Sukendro.

Menurutnya, Pasar Sayur Getasan selama ini menjadi salah satu sumber kemacetan, terutama pada dini hari ketika aktivitas transaksi sayuran berlangsung.

“Pasar sayur tersebut selama ini menjadi sumber kemacetan, utamanya mulai jam 02.00 pagi sampai nanti jam 07.00,” ujarnya.

Pasar tersebut berada persis di tepi jalan provinsi Salatiga-Magelang. Kendaraan pengangkut sayur yang berhenti di badan jalan untuk melakukan transaksi maupun bongkar muat membuat arus lalu lintas tersendat. Pada momentum tertentu, seperti Idulfitri dan hari besar lainnya, antrean kendaraan bahkan dapat mengular hingga sekitar tiga kilometer.

“Lahan yang baru dibeli berada di dekat pasar dan saat ini sudah dapat dimanfaatkan sementara. Nantinya, kendaraan pengangkut sayur akan diarahkan menggunakan lahan tersebut sehingga aktivitas bongkar muat tidak lagi mengganggu arus lalu lintas di jalan provinsi,” jelasnya.

Ia mengatakan, pembangunan dan penataan secara permanen direncanakan mulai 2027.

“Mungkin pasar sayur yang sekarang hanya untuk proses jual beli saja, sedangkan tempat parkir itu untuk menurunkan barang-barang sayur, bongkar muat sayur,” katanya.

Sementara itu, PPK Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Muhammad Fajri Nuqman menerangkan, proses pengadaan tanah pengganti aset Pemkab Semarang dilakukan melalui musyawarah dan penyampaian nilai ganti rugi. Ia menegaskan, pihaknya tidak melakukan negosiasi mengenai harga tanah pengganti tersebut.

“Kami tidak melakukan negosiasi harga tanah pengganti. Pemilik tanah hanya menjawab setuju atau tidak setuju. Karena ini tanah pengganti, sistemnya jual beli biasa,” ujar Fajri. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
PMI Kabupaten Semarang menargetkan penggalangan Bulan Dana 2026 mencapai Rp1,75 miliar, naik sekitar Rp400 juta dari capaian tahun sebelumnya. Target tersebut ditetapkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Panitia akan menerapkan strategi kreatif agar penggalangan dana tidak membebani masyarakat, dengan melibatkan ASN, perusahaan, dan masyarakat umum.
Situasi Ekonomi Belum Stabil, PMI Kabupaten Semarang Kejar Target Bulan Dana Rp1,75 Miliar
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana