KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan

Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan

Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan

Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memanfaatkan dana ganti rugi aset tanah terdampak pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas area Pasar Sayur Getasan.

Tanah seluas 2.024 meter persegi tersebut dibeli dengan nilai Rp4.570.192.000 dan akan digunakan sebagai area parkir serta bongkar muat kendaraan pengangkut sayuran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro mengatakan, pembelian tanah tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Semarang mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pasar Sayur Getasan.

“Uang ganti rugi tol salah satunya digunakan untuk membeli sebidang tanah untuk perluasan Pasar Sayur di Getasan,” kata Sukendro.

Menurutnya, Pasar Sayur Getasan selama ini menjadi salah satu sumber kemacetan, terutama pada dini hari ketika aktivitas transaksi sayuran berlangsung.

“Pasar sayur tersebut selama ini menjadi sumber kemacetan, utamanya mulai jam 02.00 pagi sampai nanti jam 07.00,” ujarnya.

Pasar tersebut berada persis di tepi jalan provinsi Salatiga-Magelang. Kendaraan pengangkut sayur yang berhenti di badan jalan untuk melakukan transaksi maupun bongkar muat membuat arus lalu lintas tersendat. Pada momentum tertentu, seperti Idulfitri dan hari besar lainnya, antrean kendaraan bahkan dapat mengular hingga sekitar tiga kilometer.

“Lahan yang baru dibeli berada di dekat pasar dan saat ini sudah dapat dimanfaatkan sementara. Nantinya, kendaraan pengangkut sayur akan diarahkan menggunakan lahan tersebut sehingga aktivitas bongkar muat tidak lagi mengganggu arus lalu lintas di jalan provinsi,” jelasnya.

Ia mengatakan, pembangunan dan penataan secara permanen direncanakan mulai 2027.

“Mungkin pasar sayur yang sekarang hanya untuk proses jual beli saja, sedangkan tempat parkir itu untuk menurunkan barang-barang sayur, bongkar muat sayur,” katanya.

Sementara itu, PPK Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Muhammad Fajri Nuqman menerangkan, proses pengadaan tanah pengganti aset Pemkab Semarang dilakukan melalui musyawarah dan penyampaian nilai ganti rugi. Ia menegaskan, pihaknya tidak melakukan negosiasi mengenai harga tanah pengganti tersebut.

“Kami tidak melakukan negosiasi harga tanah pengganti. Pemilik tanah hanya menjawab setuju atau tidak setuju. Karena ini tanah pengganti, sistemnya jual beli biasa,” ujar Fajri. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]