KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ratusan Pedagang Pasar Johar Bassement Yang Sudah Menerima BAST Adakan Syukuran

Ratusan Pedagang Pasar Johar Bassement Yang Sudah Menerima BAST Adakan Syukuran

Ratusan Pedagang Pasar Johar Bassement Yang Sudah Menerima BAST Adakan Syukuran

SEMARANG – Ratusan pedagang Pasar Johar yang berada di blok Bassement mengadakan doa bersama secara sederhana pada Senin (28/2/2022) malam.

Kegiatan tersebut baru pertama kali dilakukan dalam rangka syukuran karena para pedagang yang menempati di blok Bassement sudah menerima Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Dinas Pasar Perdagangan Kota Semarang.

“Tasyakuran ini sifatnya megucapkan terima kasih kepada Allah dan pak Hendi yang sudah mengatur pedagang disini. Mengingat kami yang sudah melewati prosedur-prosedur sesuai Peraturan Walikota dan Peraturan Daerah hingga penempatan dan kini sudah di BAST lewat Dinas Pasar,” ujar Koordinator Pasar Johar Bassement, Simon saat dijumpai di acara syukuran.

Selain mengucapkan rasa terima kasih, pihaknya juga meminta kepada Pemkot secepatnya untuk melakukan penataan tahap kedua. Pasalnya masih ada ribuan pedagang yang belum mendapatkan tempat.

Rencananya para pedagang tersebut akan ditempatkan di lantai 1, 2, 3,4 dan 5 di Shopping Center Johar (SCJ) yang kini masih dalam tahap renovasi.

“Kami mohon ke Pemkot segera menyelesaikan persoalan itu agar teman-teman kami yang belum dapat tempat segera dicarikan meskipun akan ditempati pada tahun 2023,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Semarang juga lebih aktif mempromosikan Pasar Johar ke masyarakat luas agar pasar kembali hidup dengan kondisi ramai pembeli.

“Apalagi ini mau bulan ramadan, kami ingin pasar Johar kembali ramai,” terangnya.

Ia merinci saat ini sudah ada 131 pedagang di Bassement yang sudah mendapatkan BAST oleh Dinas Pasar Perdagangan Kota Semarang. Para pedagang tersebut, kini sudah merasa cukup terkait penataan yang diberikan Pemerintah.

“Jadi di Bassement ini ditetapkan sebagai pertokoan dengan total semuanya sekitar 231 pertokoan yang punya kios. Disini masih ada yang kosong sekitar 94 kios,” bebernya.

Dirinya dan pedagang lainnya pun juga tak menutup ruang untuk masyarakat atau pedagang lainnya yang hendak mengisi kios-kios kosong tersebut asalkan sesuai prosedur dan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.

“Kalau seandainya ada orang yang mau masuk dan punya register pertokoan, sikahkan ajukan ke Dinas Pasar Perdagangan Semarang. Karena kami yang di Bassement ini welcome asalkan sesuai prosedur,” ucapnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP