URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Relawan lintas komunitas di Kabupaten Semarang menggandeng para pegiat seni, musisi, freestyler, pedagang hingga komunitas pangkas rambut menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana bertajuk 'Charity for Cianjur'.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Relawan Lintas Komunitas Kabupaten Semarang ‘Ngamen’ Kumpulkan Dana Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Relawan Lintas Komunitas Kabupaten Semarang ‘Ngamen’ Kumpulkan Dana Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Relawan Lintas Komunitas Kabupaten Semarang ‘Ngamen’ Kumpulkan Dana Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Beragam cara dilakukan oleh masyarakat untuk meringankan beban para penyintas gempa Cianjur, Jawa Barat. Seperti yang dilakukan oleh relawan lintas komunitas di Kabupaten Semarang. Dengan menggandeng para pegiat seni, musisi, freestyler, pedagang hingga komunitas pangkas rambut mereka menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana bertajuk ‘Charity for Cianjur’.

Ratusan masyarakat antusias menyaksikan beragam pertunjukan yang dilaksanakan di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang selama dua hari, yakni 27-28 November 2022.

“Kami menggalang dana untuk penyintas gempa Cianjur dengan metode pertunjukan seni melibatkan berbagai komunitas di Kabupaten Semarang,” ungkap Prapto Nugroho, koordinator relawan lintas komunitas di sela-sela kegiatan penggalangan dana di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu (27/11/2022) sore.

Dijelaskan Prapto, pada hari pertama pihaknya berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 17 juta lewat acara atraksi free style sepeda motor dan pertunjukan musik. Sementara pada hari kedua total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai angka Rp 14 juta.

“Sehingga total selama dua hari lebih kurang Rp 31 juta. Jumlah itu berasal dari masyarakat yang menonton, pedagang sekitar alun-alun, rekening, dan sumbangan sukarela dari masyarakat yang potong rambut di sini,” terangnya.

Teknis penyaluran dana itu akan diserahkan sepenuhnya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang. Tidak hanya berupa uang tunai, akan tetapi juga keperluan bayi dan anak, pakaian, makanan dan obat-obatan.

“Semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban saudara kita yang menjadi korban gempa Cianjur,” tutupnya. (win)

 

BACA JUGA :

Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga