KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Relawan Lintas Komunitas Kabupaten Semarang ‘Ngamen’ Kumpulkan Dana Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Relawan Lintas Komunitas Kabupaten Semarang ‘Ngamen’ Kumpulkan Dana Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

Relawan Lintas Komunitas Kabupaten Semarang ‘Ngamen’ Kumpulkan Dana Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Beragam cara dilakukan oleh masyarakat untuk meringankan beban para penyintas gempa Cianjur, Jawa Barat. Seperti yang dilakukan oleh relawan lintas komunitas di Kabupaten Semarang. Dengan menggandeng para pegiat seni, musisi, freestyler, pedagang hingga komunitas pangkas rambut mereka menggelar aksi kemanusiaan penggalangan dana bertajuk ‘Charity for Cianjur’.

Ratusan masyarakat antusias menyaksikan beragam pertunjukan yang dilaksanakan di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang selama dua hari, yakni 27-28 November 2022.

“Kami menggalang dana untuk penyintas gempa Cianjur dengan metode pertunjukan seni melibatkan berbagai komunitas di Kabupaten Semarang,” ungkap Prapto Nugroho, koordinator relawan lintas komunitas di sela-sela kegiatan penggalangan dana di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu (27/11/2022) sore.

Dijelaskan Prapto, pada hari pertama pihaknya berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 17 juta lewat acara atraksi free style sepeda motor dan pertunjukan musik. Sementara pada hari kedua total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai angka Rp 14 juta.

“Sehingga total selama dua hari lebih kurang Rp 31 juta. Jumlah itu berasal dari masyarakat yang menonton, pedagang sekitar alun-alun, rekening, dan sumbangan sukarela dari masyarakat yang potong rambut di sini,” terangnya.

Teknis penyaluran dana itu akan diserahkan sepenuhnya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang. Tidak hanya berupa uang tunai, akan tetapi juga keperluan bayi dan anak, pakaian, makanan dan obat-obatan.

“Semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban saudara kita yang menjadi korban gempa Cianjur,” tutupnya. (win)

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]