RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Sambut HUT RI Ke 77, Pemuda Salatiga Gelorakan Ikrar Setia NKRI

Sambut HUT RI Ke 77, Pemuda Salatiga Gelorakan Ikrar Setia NKRI

Sambut HUT RI Ke 77, Pemuda Salatiga Gelorakan Ikrar Setia NKRI

Dalam rangka memperingati HUT RI Ke 77 tahun 2022, Pemuda Salatiga menggelar Ikrar Setia NKRI di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Selasa 16/08/2022 sore.

Kegiatan pengucapan ikrar setia NKRI ini melibatkan personil Polri, TNI, dan perwakilan pemuda / pelajar di Kota Salatiga.

Kegiatan ini dimeriahkan dengan tarian nusantara yang berasal dari papua, toraja dan beberapa tarian daerah lain serta tarian burung garuda yang melambangkan bahwa Garuda sebagai pelindung dan pemersatu seluruh wilayah Nusantara.

Diawali dengan pengucapan ikrar setia NKRI yang dibacakan oleh Pemuda Pemudi Kota Salatiga dan dilanjutkan dengan pertunjukan tarian daerah.

” Kegiatan ini sebagai wujud cinta tanah air dan dalam rangka menyambut HUT RI Ke 77, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta kita terhadap negeri tercinta Indonesia, menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme pemuda Indonesia khususnya Salatiya”, jelas Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana.

Kapolres Salatiga dan suasana ikrar setia NKRI

Ikrar ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari : personil Polri, TNI , Paskibra Kota Salatiga, dan penari tradisional, tutup AKBP Indra Mardiana.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10