KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

SD PTQ Smart Kids Bergas Tak Kantongi Izin Operasional, Dewan Pendidikan: Harus Tutup! Demi Selamatkan Nasib Murid

SD PTQ Smart Kids Bergas Tak Kantongi Izin Operasional, Dewan Pendidikan: Harus Tutup! Demi Selamatkan Nasib Murid

SD PTQ Smart Kids Bergas Tak Kantongi Izin Operasional, Dewan Pendidikan: Harus Tutup! Demi Selamatkan Nasib Murid

SD PTQ Smart Kids Bergas diketahui tak memiliki izin operasional. Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang meminta untuk menutup sekolah tersebut. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sekolah Dasar (SD) Plus Tahfizhul Quran (PTQ) Smart Kids yang berada di Perum Depot Palan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas, Kamis (17/7/2025). Hasil sidak menunjukkan sekolah tersebut tak mengantongi izin operasional meski sudah menerima siswa baru.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono, menyampaikan saat ini SD PTQ Smart Kids baru memiliki izin pendirian, namun belum memenuhi syarat luas lahan untuk memperoleh izin operasional. Sesuai aturan, sekolah dasar minimal harus memiliki lahan seluas 3.000 meter persegi. Sementara lahan SD PTQ Smart Kids hanya seluas 200 meter persegi dan tidak memiliki sarana olahraga dan lapangan upacara yang memadai.

“Kami hadir untuk memberi masukan dan menyelamatkan masa depan anak didik kelas 1, 2, dan 3. Kami sarankan agar mereka disalurkan ke sekolah lain, karena saat ini mereka belum terdaftar di Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga nantinya tidak bisa memperoleh ijazah,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah penutupan sekolah harus dilakukan sambil menunggu pihak yayasan menyiapkan lahan yang lebih representatif. Lokasi sekolah yang berada di tengah permukiman juga memicu pro dan kontra dari warga sekitar.

Tak hanya itu, menurut Joko SD tersebut juga telah mengabaikan surat peringatan dari Dinas Pendidikan yang melarang penerimaan siswa baru pada tahun ajaran 2024/2025. Faktanya, sekolah ini telah menerima murid sejak Desember 2024.

“Ini menjadi bagian dari pembinaan agar ke depan semua bisa lebih tertib. Kalau untuk TK, masih memungkinkan karena sesuai dengan kapasitas lahannya. Kami sarankan agar TK tetap berjalan, sedangkan SD ditutup,” tegasnya.

Jumlah siswa di sekolah tersebut saat ini mencapai sekitar 90 anak, terdiri dari kelas 1, 2, dan 3. Dewan Pendidikan menawarkan solusi penyaluran siswa ke sekolah terdekat seperti SD Cahaya Umat yang masih memiliki tiga rombongan belajar (rombel), atau SD Muhammadiyah Ambarawa yang masih kekurangan murid.

“Kami beri tenggat sampai awal tahun ajaran baru ini. Kalau sampai pertengahan, akan sulit memasukkan data siswa ke Dapodik. Tahun ini menjadi tahun terakhir penerimaan siswa baru di sekolah itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SD PTQ Smart Kids, Purwaningsih mengatakan pihaknya menerima masukan dari Dewan Pendidikan dan siap menindaklanjutinya dengan menyampaikan kepada dewan guru dan orang tua murid.

“Seluruh anak sudah memiliki NISN, tinggal diaktifkan. Untuk ijazah juga bukan masalah sekarang karena kami belum memiliki siswa kelas 6. Kami targetkan sebelum ada siswa kelas 6, sudah bisa masuk ke Dapodik,” urainya.

Ia juga menyebut bahwa berdasarkan standar pemerintah, setiap anak setidaknya memiliki ruang gerak seluas 2 meter persegi. Saat ini ruangan kelas berisi maksimal 20 siswa. Upacara bendera selama ini tetap dilaksanakan di halaman sekolah.

“Orang tua murid banyak yang mendorong agar setelah TK dibuka SD juga. Kami sudah koordinasi dengan Korwil sejak awal dan dipersilakan sambil berjalan,” jelasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]