URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

harga kedelai saat ini masih tinggi, harga eceran dipasaran mencapai kisaran Rp 12 ribu per kilo. dikhawatirkan banyak perajin tahu tempe di Salatiga yang gulung tikar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sejumlah Pabrik Tahu di Domas Salatiga Tetap Bertahan Ditengah Mahalnya Harga Kedelai

Sejumlah Pabrik Tahu di Domas Salatiga Tetap Bertahan Ditengah Mahalnya Harga Kedelai

Sejumlah Pabrik Tahu di Domas Salatiga Tetap Bertahan Ditengah Mahalnya Harga Kedelai

Featured Image

Hingga saat ini harga kedelai masih tinggi, bahkan eceran dipasaran mencapai kisaran Rp 12 ribu per kilo. Bila pemerintah tidak segera turun tangan untuk menstabilkan harga seperti sebelumnya di kisaran Rp 9 ribu, maka akan banyak perajin tahu tempe di Salatiga yang gulung tikar.

“ Saat ini saja sudah ada sekitar 25 hingga 30 persen perajin tahu tempe yang tergabung dalam primer koperasi tahu tempe ( Primkopti) Salatiga sudah gulung tikar, dari jumlah anggota sekitar 140-an,” ujar Ketua Pusat Koperasi Tahu Tempe ( Puskopti) Jawa Tengah Sutrisno Supriyantoro.

Sutrisno menambahkan, harga kedelai saat ini sudah bukan naik lagi, namun sudah ganti harga dan ini sangat memberatkan para peajin tahu tempe. “ Harga stabil dulu Rp 8500 per kilonya, awal Januari mulai merangkak naik hingga awal bulan April ini di kisaran Rp 12 ribu per kilo. Ini sangat berat bagi perajin,” imbuh Sutrisno yang juga Ketua Primer Koperasi Tahu Tempe ( Primkopti) Salatiga ini.

Sutrisno meminta kepada pemerintah pusat dan juga daerah agar membantu kepada para perajin tempe tahu yang kondisinya kini banyak yang gulung tikar karena kenaikan harga kedelai ini. “ Kenaikan harga kedelai ini fluktuasi tidak terduga, Pagi naik, sore naik lagi. Sehingga untuk perajin, hari ini mungkin bisa buat tempe dengan bahan 20 Kg, besoknya lagi belum tentu belum bisa membuat sebanyak itu. Karena tidak bisa untuk kulakan lagi,” imbuhnya.

Dengan kondisi harga seperti ini yang dimulai sejak bulan Januari, lanjut Sutrisno, maka pedagang tidak kuat lagi untuk produksi.” Untuk itu saya minta kepada pemerintah untuk segera menstabilkan harga agar terjangkau. Dimana para perajin mampu membeli kedelai,” katanya.

Sutrisno juga sudah melayangkan surat ke pemerintah pusat terkait tingginya harga kedelai tersebut dan dijanjikan akan dibantu dengan subsidi. Namun hingga kini belum terealisasi.

“ Ini sudah mendesak, lebih-lebih ini menjelang bulan puasa sehingga pemerintah harus turun tangan mesntabilkan harga. Bila tidak segera, kami selaku pengurus sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Artinya para perajin akan demo. Kami sudah tidak kurang meminta perajin bersabar. Namun bila pemerintah tidak segera turun tangan menstabilkan harga, saya sudah tidak bisa mencegah (demo) lagi,” pungkasnya.

Dalam kesempatan sebelumnya salah seorang perajin tahu di Kalitaman Sunarto (60) mengatakan, kenaikan harga kedelai saat ini sangat memberatkan perajin.” Itu sangat memberatkan kami sebagai perajin tahu. Kami dilematis, kalau harga kita naikkan tidak mungkin, nanti tidak laku, ya caranya kita kurangi ukurannya. Itu pun kita untungnya mepet sekali,” keluhnya.

Sunarto mengatakan, saat ini jumlah perajin tahu dan tempe di Salatiga yang selama ini bergantung kepada bahan baku kedelai sekitar seratusan lebih perajin. “ Kami berharap harga kembali stabil seperti semula, sehingga kami bisa produksi normal kembali,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri